Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution menyampaikan kata sambutan pada pembukaan Bakti Sosial TNI bidang kesehatan dalam program Manunggal KB dan Kesehatan, di Lapangan Benteng Medan, Rabu (31/7). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 31/7 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan bersama Kodim 0201/BS mencanangkan program TNI Manunggal Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB-Kes) tingkat Kota Medan tahun 2019 sebagai implementasi dari kerja sama kedua instansi tersebut dalam penguatan kependudukan.
Bakti Sosial TNI bidang kesehatan dalam program Manunggal KB dan Kesehatan yang diselenggarakan bersama Pemko Medan tersebut dicanangkan oleh Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mewakili Walikota Medan, di Lapangan Benteng Medan, Rabu (31/7).
Bakti sosial telah berlangsung di 21 kecamatan sejak Mei 2019 da dijadwalkan berakhir Oktober 2019.
Wakil Walikota Medan mengatakan program KB sangat baik untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, sebab apabila tidak dikendalikan berpotensi menjadi bencana kependudukan.
“Saat ini penduduk dunia sudah lebih dari tujuh miliar. Sementara sumber daya terbatas, karena itu program KB ini sangat baik untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk,” paparnya.
Ia mengakui, salah satu kendala dalam pelaksanaan program KB di tanah air adalah mengenai minimnya pengetahuan masyarakat tentang tata cara pelaksanaan KB yang baik dan benar.
Kendala lainya adalah masih berlaku dan dipercayainya berbagai pantangan terkait tradisi budaya maupun ajaran agama yang seolah-olah kurang mendukung program KB.
Untuk itu, lanjut dia, Pemerintah sejak lama telah berusaha merangkul berbagai pihak untuk turut dalam upaya menyukseskan program KB.
Salah satu institusi yang selama ini gencar merespon upaya program KB kesehatan adalah TNI.
“Dengan jumlah personelnya yang cukup banyak dan tersebar di berbagai wilayah di tanah air, dukungan dari TNI ini Insya Allah akan mampu membantu menyukseskan program KB dan membuat TNI semakin dicintai oleh rakyat,” ujar Akhyar.
Kegiatan bakti sosial TNI KB Kesehatan tingkat Kota Medan merupakan komitmen bersama antara TNI dan BKKBN yang diawali dengan penandatanganan MoU antara Panglima TNI dan Kepala BKKBN Pusat, kemudian dilanjutkan ke tingkat Kodam sampai ke jajaran.
Seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan bakti sosial tersebut turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan tujuan agar masyarakat memahami pentingnya program KB.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan, Usma Polita Nasution, menjelaskan, rencana operasional dan kegiatan yang dilaksanakan dalam bakti sosial TNI KB kesehatan meliputi pelayanan KB gratis, peningkatan penyuluhan KB.
Kegiatan lainnya, yaitu mendorong peran serta pria menjadi akseptor KB Vasektomi dan kondom, serta melakukan pembinaan ketahanan keluarga melalui peningkatan kualitas bina keluarga balita (BKB), para remaja, lanjut usia, dan orang tua.
“Sedangkan pelayanan yang dilakukan pada saat pencanangan ini yaitu pelayanan KB gratis sebanyak 1.404 akseptor, donor darah, dan pemeriksan kesehatan gratis seperti pemeriksaan mata, kadar gula darah, kolestrol dan asam urat serta papsemeer,” kata Usma Polita. (LMC-03)
