Medan,23/10 (LintasMedan) – Kalangan umat Islam mengecam keras pengrusakan Masjid Amal Silaturrahim di Jalan Timah Putih, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Selasa (22/10) malam.
Penegak hukum khususnya kepolisian didesak menangkap pelaku dan aktor utama pengrusakan tersebut.
“Saya sebagai Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PAN Medan , mengecam keras tindakan tersebut, karenanya diminta kepada aparat Polresta Medan mengusut tuntas pelaku dan dalang perusakan masjid tersebut,” kata Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Medan, Edi Saputra , Rabu (23/10).
Polisian juga diminta mengungkap motif di balik pengrusakan masjid agar permasalahan tidak meluas dan menimbulkan kemarahan umat.
“Jika kasus ini tidak segera diusut tuntas, tidak direspon dengan cepat, saya khawatir ini bisa menjadi isu nasional dan merembet kemana-mana sehingga menganggu stabilitas Kota Medan,”kata Edi Saputra.
Dia juga menegaskan kasus perusakan Masjid jangan sampai terulang di Kota Medan.
“Polisi harus fokus memberikan rasa nyaman dan aman ke masyarakat. Saya mengajak seluruh umat di Kota Medan, agar menyikapi persoalan ini dengan kepala dingin demi menjaga stabilitas,” kata mantan Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Medan ini.
Terpisah, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan, DR Hasrat Efendi Samosir juga mengecam aksi perusakan Masjid Amal Silaturrahim.
“Siapapun dan pihak manapun itu harus menjaga dan memuliakan masjid sebagai simbol rumah Ibadah. Untuk itu, kita minta agar pelaku diproses hukum dengan tegas dan transparan,”katanya.
Lebih lanjut dia juga mengajak semua pihak dan umat agar menahan diri dalam menyikapi kasus tersebut.
“Terutama pihak pengembang agar lebih arif dan tidak menimbulkan ekses ke masyarakat, semua pihak diharapkan duduk bersama, karena masalah masjid atau agama ini sangat sensitif sekali, “katanya.
Diberitakan sebelumnya,pengrusakan Masjid Amal Silaturrahim dilakukan sekelompok orang sekitar pukul 23.30 WIB Selasa (23/10).
Berdasarkan keterangan salah seorang saksi bernama Anto, Rabu, lebih dari 50 orang menyerang dengan cara merusak sejumlah peralatan yang berada di dalam masjid itu.
“AC, kipas angin, semuanya di rusak. Udah gitu orang itu juga mengambil karpet dan kotak amal,” katanya.(LMC-02)
