
Medan, 10/11 (LintasMedan) – :Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim, SE menyebut, semangat nasionalisme yang membara mampu menangkal radikalisme yang muncul akhir-akhir ini. Bahkan, menurut dia banyak orang bertindak radikal disebabkan belum memahami Pancasila secara utuh.
“Pancasila itu oleh Bung Karno dijadikan sebagai waltenschaung atau falsafah atau pijakan dasar kita dalam bernegara. Tapi lebih dari itu, Pancasila menjadi perekat kemajemukan kita,” kata Hasyim terkait Hari Pahlawan, 10 November.
Untuk itulah, lanjut Hasyim, perlunya memahami dan memedomani Pancasila untuk menumbuhkan spirit nasionalisme dalam diri, sehingga tidak ada lagi pemikiran garis keras [radikal].
“Saya yakin, jika sekiranya pahlawan pejuang kemerdekaan itu masih ada bersama kita sekarang, tentu lah mereka sedih, akibat sejumlah orang yang bersikap intoleran terhadap sesama anak negeri,” ungkap Hasyim.
Sebab, mereka mewariskan negeri ini agar kita bisa mengisinya dengan berbagai aspek, bukan justru dengan bertikai antar sesama. Ditambahkannya Bung Karno pernah berpesan perjuangannya amatlah mudah karena hanya mengusir penjajah dari Indonesia Raya. Namun, perjuangan kita sulit karena melawan saudara sendiri. (LMC/rel)
