Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution mengunjungi kediaman Ketua Dewan Pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Sumut Indra Wahidin dalam rangka menghadiri kegiatan open house Tahun Baru Imlek 2571/2020, di Medan, Sabtu (25/01). (Foto: LintasMedan/ist)

Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution mengunjungi kediaman Ketua Dewan Pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Sumut Indra Wahidin dalam rangka menghadiri kegiatan open house Tahun Baru Imlek 2571/2020, di Medan, Sabtu (25/01). (Foto: LintasMedan/ist)
Medan, 25/1 (LintasMedan) – Pelaksana tugas Walikota Medan Akhyar Nasution menghadiri kegiatan open house Tahun Baru Imlek 2571/2020 yang digelar di kediaman Ketua Dewan Pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Sumut Indra Wahidin di Medan, Sabtu (25/01).
Acara yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban itu turut pula dihadiri
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, para anggota DPRD Sumut dan Kota Medan serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama.
Akhyar berharap perayaan Imlek tahun ini hendaknya dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat semangat dan kesadaran kolektif untuk membudayakan sikap saling menghidupkan antarsesama anak bangsa, terutama di Kota Medan.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat terus memupuk persatuan dan kesatuan serta hidup berdampingan satu sama lainnya dalam keharmonisan di tengah perbedaan antar umat beragama yang di Kota Medan, tentunya hal ini akan berdampak bagi pembangunan Kota Medan”, kata Plt Wali Kota Medan.
Dikatakan Akhyar, masyarakat di Medan yang berasal dari beragam suku, agama, ras dan antargolongan selama ini hidup berdampingan dengan aman dan tenteram.
Selain itu, sebagai Kota yang heterogen, masyarakat yang ada di Ibu Kota Provinsi Sumut ini juga dapat bersatu dan hidup berdampingan satu sama lain dalam keharmonisan.
Perayaan dalam agama, lanjutnya, menjadi salah satu sarana untuk mempererat tali silaturahmi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia memastikan perbedaan merupakan kekuatan utama yang menjadikan Kota Medan semakin berkembang dan kompetitif.
“Inilah yang menjadi bahan bakar untuk membangun masyarakat yang mandiri, berkualitas dan berdaya saing sesuai visi dan misi Kota Medan. Oleh sebab itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk dapat terus memupuk persatuan dan kesatuan serta hidup berdampingan satu sama lainnya dalam keharmonisan di tengah perbedaan,” tuturnya. (LMC-03)
