Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi
Medan, 29/2 (LintasMedan) – Kinerja produksi air bersih di instalasi pengolahan air (IPA) Limau Manis milik PDAM Tirtanadi Sumatera Utara terganggu karena sumber air dari Sungai Belumai mengalami keruh selama beberapa hari terakhir.
Kepala Divisi (Kadiv) Sekretaris PDAM Tirtanadi Sumut Humarkar Ritonga, Sabtu (29/2) malam membenarkan telah terjadi gangguan produksi di IPA Limau Manis pascameluapnya air Sungai Belumai.
“Akibat Sungai Belumai meluap, maka produksi di IPA Limau manis tidak berjalan dengan normal,” ujarnya.
Ia memaparkan, permukaan air Sungai Belumai yang tinggi dan diikuti dengan tingkat kekeruhan air sungai yang relatif juga tinggi telah mengganggu sistem kerja pompa dan produksi pengolahan air.
Gangguan tersebut, lanjut Humarkar, mengakibatkan proses produksi tidak dapat berjalan dengan baik.
“Jika dipaksakan, air yang dialirkan ke pelanggan akan menjadi sangat keruh,” ujarnya.
Untuk menjaga kualitas air yang dialirkan kepada masyarakat pelanggan, pihaknya untuk sementara waktu menghentikan operasional pompa hingga kondisi air Sungai Belumai normal.
Petugas teknis PDAM Tirtanadi, menurut Humarkar, masih melakukan pemantauan di lapangan selama 24 jam dan diperkirakan Minggu (1/3) pasokan air ke rumah pelanggan kembali normal.
Terkait dengan gangguan teknis tersebut, manajemen PDAM Tirtanadi menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan di sekitar wilayah kerja IPA Limau Manis, antara lain di kawasan Jalan Denai dan Jalan Jermal.
“Kami jugaa berharap kejadian ini tidak berlangsung lama, sehingga pelanggan dapat lebih cepat menikmati kembali pasokan air bersih,” tuturnya.
Ia menambahkan, PDAM Tirtanadi dalam upaya mewujudkan pelayanan prima akan menyiapkan mobil tangki air bagi pelanggan yang membutuhkan atau dapat menghubungi call center 1500 – 922. (LMC-02)
