Sejumlah warga menyaksikan semburan air bersih dari fire hydrant yang patah ditabrak sebuah mobil truk di Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal patah akibat ditabrak truk pengangkut pasir, Kamis (27/2) sore. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 27/2 (LintasMedan) – Sebuah terminal air yang berfungsi sebagai bantuan darurat ketika terjadi kebakaran atau fire hydran milik PDAM Tirtanadi Sumatera Utara di Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal patah akibat ditabrak truk pengangkut pasir, Kamis (27/2) sore.
Kepala Divisi Sekretaris PDAM Tirtanadi, Humarkar Ritonga saat dikonfirmasi pers, mengemukakan, peristiwa itu mengakibatkan proses pengisian air bersih pada pompa pendorong atau booster pump di Pasar IV Padang Bulan dan Simalingkar mengalami gangguan.
“Akibat fire hydrant di Jalan PDAM Tirtanadi Sunggal patah, distribusi air juga ikut terganggu,” katanya.
Wilayah yang mengalami gangguan distribusi air, antara lain Perumnas Simalingkar dan sekitarnya, Jalan Ngumban Surbakti serta Jalan Flamboyan Raya sekitarnya.
Beberapa saat pascaperistiwa itu, kata Humarkar, petugas PDAM Tirtanadi melakukan perbaikan sehingga masyarakat pelanggan dapat kembali menikmati air bersih.
“Kami memohon maaf jika layanan terganggu. Namun ini karena kejadian yang sifatnya insidental. Kami segera melakukan perbaikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, mobil truk yang menabrak fire hydrant PDAM Tirtanadi tersebut sudah terindentifikasi oleh aparat keamanan setempat. (LMC-02)
