Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kanan) memimpin upacara Hari Kasadaran Nasional yang dirangkai dengan peringatan HUT ke-101 Pemadam Kebakaran dan Hari Penyelamatan, di halaman Balai Kota Medan, Selasa (17/3). (Foto: LintasMedan/ist)

Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kanan) memimpin upacara Hari Kasadaran Nasional yang dirangkai dengan peringatan HUT ke-101 Pemadam Kebakaran dan Hari Penyelamatan, di halaman Balai Kota Medan, Selasa (17/3). (Foto: LintasMedan/ist)
Medan, 17/3 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-101 Pemadam Kebakaran dan Hari Penyelamatan 2020 yang digelar bersamaan dengan upacara hari kesadaran nasional di halaman kantor wali kota Medan, Selasa (17/3).
Upacara hari kesadaran nasional yang digelar bersamaan dengan peringatan HUT Damkar dan Hari Penyelamatan tersebut dipimpin oleh Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution.
Pada kesempatan itu, Plt Wali Kota Medan membacakat amanat tertulis Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menekankan bahwa peringatan HUT Damkar dan Hari Penyelamatan tersebut sebagai sarana untuk meneruskan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur pemadam kebakaran dan penyelamatan dalam melindungi masyarakat.
Selain itu, kebulatan tekad untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.
“Peringatan HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ke 101 ini membawa pesan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan,” kata Mendagri.
Pesan tersebut sejalan dengan paya mendukung terwujudnya visi misi Pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Peringatan HUT Damkar dan Hari Penyelamatan 2020 mengangkat tema ‘Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yang Unggul Guna Terwujudnya Perlindungan Masyarakat Menuju Indonesia Maju’.
Tema ini dinilai sejalan dengan visi misi Pemerintah maupun visi misi pemadam kebakaran yang tujuan akhirnya ialah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui penciptaan rasa aman dengan memberikan layanan perlindungan dan penyelamatan terhadap jiwa dan harta benda dari ancaman kebakaran dan kondisi membahayakan manusia.
Karena itu, Mendagri minta seluruh pemangku kepentingan di pusat maupun daerah untuk menjadikan pemadam kebakaran sebagai perangkat daerah yang profesional, modern dan terlatih.
“Sebagai perangkat daerah yang menjadi barisan terdepan dalam memberikan perlindungan terhadap masyarakat dalam kondisi kedaruratan, Pemadam kebakaran telah menunjukkan kinerja yang luar biasa, selalu hadir dalam setiap kejadian yang membahayakan manusia,” ujarnya.
Bahkan, para petugas pemadam kebakaran selama ini selalu bekerja melebihi dari jam kerja ASN pada umumnya.
Usai membacakan amanat Mendagri, Plt Wali Kota Medan mengumumkan status siaga darurat untuk kota Medan terkait dengan penyebaran wabah virus corona atau COVID-19.
“Status siaga darurat ini diambil setelah sebelumnya digelar rapat bersama dengan unsur Forkopimda kota Medan,” ujar dia.
Status siaga darurat artinya meskipun belum ditemukan kasus virus corona di Kota Medan, namun aparatur Pemko Medan dan seluruh masyarakat diminta untuk tetap siaga menghadapi ancaman virus COVID-19.
Ia meminta setiap unit instansi di Pemko Medan selalu menyiapkan hand sanitizer ataupun sabun dan air mengalir.
“Kita sebagai aparatur harus siap siaga dalam menghadapi kasus ini. Semua ini harus kita hadapi bersama dan harus kita atasi,” tuturnya. (LMC-03)
