Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menggelar pertemuan dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Sari Quratul Ainy melalui sambungan video conference, Rabu (6/5). (Foto: LintasMedan/ist)

Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman menggelar pertemuan dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Sari Quratul Ainy melalui sambungan video conference, Rabu (6/5). (Foto: LintasMedan/ist)
Medan, 6/5 (LintasMedan) – Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman membahas berbagai perkembangan terkait dengan keikutsertaan masyarakat di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Sari Quratul Ainy melalui sambungan video conference, Rabu (6/5).
Dalam pertemuan tersebut ada sejumlah hal yang dibahas, diantaranya mengenai jumlah penduduk Medan peserta program bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh APBN, tetapi datanya tidak termasuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Ada sekitar 140 ribu masyarakat kota Medan yang selama ini dibiaya oleh anggaran pusat ternyata tidak termasuk kedalam data DTKS, kemungkinan mereka akan dikeluarkan, jadi Pemerintah tidak lagi membayarkannya melalui APBN,” kata Sekda usai mengikuti video conference tersebut.
Selain itu, menurut dia, ada sekitar 120 ribu lebih penduduk Kota Medan yang selama ini kepesertaannya ikut dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai oleh APBD Kota Medan ternyata masuk dalam DTKS.
Masyarakat yang sebelumnya dibiaya oleh APBD Kota Medan itu, selanjutnya akan dibiayai oleh APBN.
“Jadi yang 120 ribu lebih ini akan dipindahkan ke DTKS,” ujar Wiriya.
Disebutkannya, pertemuan melalui video conference ini merupakan agenda rutin forum komunikasi para pemangku kepentingan utama Pemko Medan.
Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan menjelaskan hingga saat ini masyarakat Kota Medan yang sudah terdaftar dalam BPJS Kesehatan mencapai 2.006.909 jiwa.
Selama mereka terdaftar dalam program BPJS Kesehatan, maka telah mengurangi perbedaan pelayanan kesehatan yang diterima oleh masyarakat pada saat berobat.
Pertemuan yang rutin diadakan ini guna membahas berbagai perkembangan terkait dengan keikutsertaan masyarakat Kota Medan dalam BPJS Kesehatan.
Sekda Medan selama melakukan video conference didampingi beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah terkait, antara lain Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Hannalore Simanjuntak, Kepala Bappeda Irwan Ritonga dan Kepala BPKAD Tengku Ahmad Sofyan. (LMC-03)
