Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution menyerahkan paket sembako dari Yonmarhanlan I Belawan kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi COVID-19, di Mako Marinir I Belawan, Selasa (14/4). (Foto: LintasMedan/ist)

Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution menyerahkan paket sembako dari Yonmarhanlan I Belawan kepada warga kurang mampu yang terdampak pandemi COVID-19, di Mako Marinir I Belawan, Selasa (14/4). (Foto: LintasMedan/ist)
Medan, 14/4 (LintasMedan) – Pelaksana tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengapresiasi aksi dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Belawan yang membagikan sejumlah paket sembako kepada warga yang terdampak COVID-19.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Yonmarhanlan) I Belawan yang begitu nyata aksinya kepada warga yang terdampak COVID-19,” kata Akhyar ketika ikut serta membagikan sembako kepada masyarakat di Mako Marinir I Belawan, Selasa (14/4).
Korps yang dikenal dengan slogan Jalesu Bhumyamca Jayamahe ini membagikan sebanyak 2.200 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Medan Belawan.
Menurut dia, kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh jajaran Yonmarhanlan I kepada warga kurang mampu yang terdampak COVID-19 tersebut merupakan langkah sangat tepat.
“Tentu ini sangat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang kini tengah melanda dunia,” kata Akhyar.
Plt Wali Kota juga merasa ikut bangga dengan keikutsertaan jajaran Yonmarhanlan melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker, rajin mencuci tangan serta menerapkan social dan physical distancing sebagai upaya untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.
“Yon Marhanlan I Belawan telah menunjukkan partisipasi aktif percepatan penanganan dampak sosial ekonomi akbiat COVID-19 lewat bhakti sosial ini,” ujarnya.
Diakuinya, upaya penanganan dampak COVID-19 dengan cara memutus mata rantai penularan virus corona bukan merupakan pekerjaan yang ringan.
Disebutkannya, hingga Senin (13/4) jumlah pasien positif COVID-19 di Medan sudah mencapai 50 orang, meningkat jika dibandingkan pada Minggu (12/4) yang berjumlah 43 orang.
Pasien terbanyak berasal dari Kecamatan Medan Selayang dan Tuntungan masing-masing 10 orang. Sedangkan di Belawan belum ada positif, namun jumlah Pasien Dalam Pengawasan meningkat.
“Ini adalah tantangan kita bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, baik dari sisi medisnya maupun menangani dampak sosial ekonomi yang ditimbulkannya,” tuturnya.
Sebelum pembagian sembako, kegiatan diawali dengan apel pasukan yang dipimpin Akhyar. (LMC-03)
