
Madina, 26/10 (LintasMedan) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Mandailing Natal (Madina) Sahnan Pasaribu mengatakan sebanyak empat pasien pantauan Puskesmas yang terkonfirmasi dinyatakan sembuh dan selesai menjalani masa isolasi, Senin (26/10).
Keempat pasien itu, satu pantauan Puskesmas Maga, satu pantauan Puskesmas Mompang dan dua pantauan Puskesmas Jae. Kemudian ada 44 pasien kontak erat yang juga selesai karantina, diantaranya 14 pantauan Puskesmas Singkuang dan 30 pantauan Puskesmas Kotanopan.
Selanjutnya tambah Sahnan, terdapat satu orang pasien konfirmasi baru dan saat ini dalam pantauan RSUD Panyabungan.
Berdasarkan peta sebaran Covid-19 yang dikeluarkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Madina, Senin (26/10), jumlah pasien terkonfirmasi saat ini terdata 63 orang.
Ke 63 pasien terkonfirmasi itu tersebar di beberapa kecamatan termasuk juga 131 pasien kontak erat.
Ia mengingatkan Mandailing Natal saat ini masuk dalam zona resiko tinggi penyebaran COVID-19. Untuk itu Sahnan meminta masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah terkait dengan protokol kesehatan.
Situasi penyebaran COVID-19 di Madina, kata dia cukup serius. “Jadi masyarakat diminta senantiasa patuhi protokol kesehatan yang dimulai dari diri sendiri,” ucapnya.
Sementara pantauan LintasMedan.com dari peta perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Madina secara grafik terus meningkat, dengan jumlah terbesar di Kota Panyabungan dengan total 44 orang konfirmasi dan satu suspek sedangkan 32 lainnya kontak erat. (LMC/Irwan Arifianto)
