
Medan, 16/12 (LintasMedan) – Perayaan Tahun Baru kali ini tak seperti biasa, akibat wabah Covid-19 yang masih terus melanda dunia termasuk Indonesia dan Sumatera Utara. Berbagai pihak senantiasa diingatkan agar terus waspada dan harus ikut bersama-sama mengantisipasi penyebaran virus berbahaya itu.
Termasuk saat merayakan tahun baru 2020 ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bahkan telah mengeuarkan Surat Edaran Nomor 700/STPCOVID-19/XII tanggal 16 Desember 2020. Surat yang diitandatangani Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 isinya mengimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan ke luar kota dan sebisa mungkin berkumpul bersama keluarga di tempat tinggal masing-masing.
“Surat ini dikeluarkan untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pada libur Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, ” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar, di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Sumut, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (16/12).
Selain itu, kata Irman, Gubernur juga mengimbau seluruh masyarakat Sumut untuk menjaga suasana kondusif. “Bagi umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat, dengan menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
Satgas juga mengimbau agar masyarakat tidak melaksanakan acara perayaan penyambutan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan masa.
“Tiap daerah juga agar mengantisipasi adanya pemudik yang berasal dari wilayah/daerah zona merah, dengan terlebih dahulu dilakukan validasi surat keterangan sehat dan pengecekan suhu tubuh sebelum bergabung dengan keluarga,” kata Irman.
Selain itu, tiap daerah agar menyiapkan tempat isolasi yang cukup, baik di rumah sakit maupun tempat isolasi terpusat lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peningkatan penularan Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru.
“Melakukan antisipasi menghadapi potensi bencana alam yang meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang yang tinggi di laut serta penyeberangan lainnya, sesuai prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika di daerah,” paparnya.(LMC-02)
