
Asahan, 7/1 (LintasMedan) – Aksi Unik bentuk protes warga Desa Padang Pulau Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan mendapat perhatian dan simpati dari kalangan masyarakat Asahan, pada Rabu (6/1).
Aksi unik dengan mandi lumpur tersebut dilakukan para pemuda Desa Padang Pulau, salah satunya Sudirman Marpaung yang sangat mengharapkan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Asahan terkait banyaknya jalan rusak di wilayah itu.
“Sudah 73 Tahun, hari ini saya aksi protes, mohon kepada Pemerintah Kabupaten Asahan untuk memperhatikan banyaknya jalan rusak,” ujar Dirman sambil mandi-mandi lumpur.
Ditanya tentang penyebab jalan tersebut rusak parah dan tindakan apa selama ini sudah dilakukan pemerintah, Dirman menjelaskan bahwa salah satu penyebabnya transportasi milik perusahaan yang tidak mematuhi aturan dengan melebihi tonase, hingga saat ini belum ada perhatian ataupun tindakan dari pemerintah.
“Lebih kurang sudah 73 Tahun, jalan Desa Padang Pulau Dusun Melati Penjaringan ini sudah sangat meresahkan la bagi masyarakat pengguna jalan, diduga kuat penyebabnya truk dari perusahaan yang ada disini melebihi tonase” papar Dirman.
Ia mengungkapkan, masih banyak lagi titik lokasi jalan yang rusak parah sampai ke Desa Pargambiran, yang sangat berdampak pada perekonomian masyarakat, kemudian berharap secepatnya perhatian dan tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Asahan.(LMC/C-06)
