
Medan, 12/4 (LintasMedan) – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Baskami Ginting meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota (Pemprov dan Pemkab/Pemko) memperkuat sinergitas untuk membangkitkan dan memulihkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mengalami penurunan akibat dampak COVID-19.
“Kita berharap Pemkab dan Pemko bisa lebih bersinergi dengan Pemprov Sumatera Utara khususnya dalam membantu UMKM agar kembali bangkit setelah mengalami tekanan akibat pandemi COVID-19,” katanya di Medan, Senin (12/4).
Melalui koordinasi tersebut, menurut dia, pemprov bersama pemkab dan pemko bisa saling mengisi dan bahu membahu mempertimbangkan solusi khusus di bidang ekonomi yaitu memacu aktifitas sektor UMKM guna mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi di Sumut.
Ia menilai dukungan pemprov, pemkab/pemko pemerintah terhadap UMKM sangat dibutuhkan di tengah pandemi COVID-19.
Pihaknya menyatakan optimistis program pemulihan UMKM di Sumut dapat berjalan baik apabila para pemangku kepentingan tidak mengedepankan egosektoral.
Baskami juga menyatakan sangat mendukung jika pos-pos belanja yang esensial meski sudah dianggarkan agar segera direalokasi untuk menopang program pemulihan ekonomi nasional.
Ia menambahkan, pandemi COVID-19 yang hingga kini masih merebak telah membuat hampir semua sektor terdampak, termasuk sektor perekonomian.
Di sisi ekonomi, misalnya, dampak yang sangat terasa antara lain terganggunya stabilitas ekonomi nasional dan daerah, yaitu melambatnya roda perputaran ekonomi masyarakat, menurunnya pendapatan dan daya beli masyarakat.
Selain itu, kata dia, cukup banyak pelaku UMKM di Sumut yang terdampak pandemi COVID-19 sehingga terpaksa harus mengalami pengurangan tenaga kerja, penurunan omzet, menjual aset, bahkan gulung tikar karena konsumen juga dalam kondisi serupa.
Karena itu, menurut Baskami, dibutuhkan terobosan dan perhatian yang besar serta sinergitas antara gubernur dengan seluruh kepala daerah di Sumut dalam menyelamatkan nasib para pelaku UMKM dan perekonomian saat ini.
Disebutkannya, bentuk perhatian yang mendesak untuk direalisasikan, antara lain bantuan permodalan, bantuan keringanan kredit perbankan, pendidikan dan pelatihan hingga fasilitasi pemasaran dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait.
Sementara itu, Bupati Batu Bara Zahir mengemukakan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung penuh kegiatan pelaku UMKM di daerahnya yang masih bisa berkembang di tengah pandemi COVID-19 agar tidak berhenti.
“Dalam upaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di tengah situasi pandemi COVID-19, Pemkab Batu Bara juga berkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Utara,” katanya kepada pers di gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (12/4).
Diakuinya, peranan dan sinergitas antara Pemkab Batu Bara dengan Pemprov Sumut dan institusi lainnya sangat penting dalam upaya untuk menjaga keberlangsungan UMKM agar mampu bertahan dari imbas pandemi COVID-19.
“Dalam upaya mendorong pemulihan UMKM agar mampu bangkit di tengah pandemi , Pemkab Batu Bara dan Pemprov Sumatera Utara telah merealisasikan beberapa program kerja sama. Hanya saja, kemungkinan program dan kegiatan tersebut kurang terpublikasi,” tambahnya. (LMC-02)
