
Medan, 4/5 (LintasMedan) – Kalangan anggota DPRD Kota Medan mengapresiasi pemerintah kota (Pemko) setempat yang telah merealisasikan pencairan bantuan langsung tunai (BLT) untuk guru honorer nonsertifikasi di wilayah tersebut.
“Kita menyampaikan apresiasi, karena bantuan dana untuk guru-guru honorer nonsertifikasi di Medan segera dibayar,” kata anggota DPRD Kota Medan Janses Simbolon, kepada pers di Medan, Selasa (4/5).
Janses menyampaikan hal tersebut setelah bersama anggota DPRD Medan lainnya, yakni Afif Abdillah dan Johanses Hutagalung bertemu dengan Wakil Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman di kantor wali kota Medan.
Dalam pertemuan itu, kata dia, Wakil Wali Kota Medan menegaskan bahwa pencairan dana bantuan untuk guru honorer merupakan prioritas yang akan dicairkan pekan ini.
Menurut dia, pencairan dana BLT tersebut perlu diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan para guru honorer nonsertifikasi tersebut menjelang Lebaran 2021.
Legislator ini memperkirakan jadwal pencairan dana bantuan guru honorer nonsertifikasi sebanyak 8.200 orang lebih ditransfer ke rekening masing-masing paling lambat pada Jumat (7/5).
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Adlan menyatakan bahwa pihaknya sedang memproses pencarian dana bantuan guru honorer nonsertifikasi negeri dan swasta triwunan I tahun 2021.
“Sudah kita proses sesuai arahan Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Kita usahakan Jumat ini uangnya sudah sampai ke rekening para guru,” ujar dia.
Disebutkan, jumlah guru honorer sekolah negeri di Medan yang mendapat bantuan, baik guru TK, SD maupun SMP adalah sebanyak 2.537 orang.
Sedangkan, guru sekolah swasta sebanyak 5.744 orang, dan operator di sekolah negeri 946 orang, sehingga total bantuan triwulan I tahun 2021 sebesar Rp10,46 miliar lebih. (LMC-02)
