Madina, 25/8 (LintasMedan) – Bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Panyabungan, Kanwil Sumatera Utara, memberikan pemahaman keagamaan kepada Warga Binaan.
Dilakukan secara virtual (aplikasi Zoom), kegiatan tausyiah diharapkan bisa membawa perubahan kepribadian Warga Binaan ke arah yang lebih baik.
“Ini merupakan hasil kerja sama kita dengan STAIN Madina, bidang pembinaan kepribadian.
Karena ini masa pandemi, kegiatan ini kita lakukan secara virtual,” ujar Kalapas Klas II B Panyabungan, Hamdi Hasibuan, Rabu (25/8).
Tausyiah dengan mengambil tema “Jangan banyak bermain dalam menjalani hidup” dibawakan oleh Ustadz Amrar, yang juga dosen STAIN Madina.
Hamdi mengatakan, di dunia yang penuh dengan senda gurau ini terkadang membuat seseorang menjadi terlena. Oleh karenanya, keimanan menjadi hal yang utama untuk ditanamkan dan ditingkatkan.
“Saya berharap kegiatan pembinaan kepribadian ini bisa menambah dan meningkatkan pemahaman Warga Binaan terhadap agama. Semoga nantinya jika mereka telah selesai menjalani masa hukuman, mereka bisa mengaplikasikannya di lingkungannya,” harap Hamdi.
