LintasMedan/ist
Madina, 7/10 (LintasMedan) – Dianggap tidak sosial dan bermasyarakat, Camat Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Enda Mora Lubis mengganti Pjs Kepala Desa (Kades) Tambangan Tonga.
Pergantian ini berawal atas usulan warga Desa Tambangan Tonga. Mereka meminta pihak kecamatan melakukan pergantian Pjs Kepala Desa, karena dianggap kurang merespon kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat. Setelah melakukan evaluasi dan penelusuran akhirnya pihak kecamatan menyetujui usulan itu.
“Ini Pjs (Pejabat sementara) bukan pejabat defenitif. Jadi kalau kita menempatkan ASN yang tidak bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat, usulan itu sangat layak meski pergantiannya di tengah jalan,” kata Camat Tambangan, Enda Mora Lubis, kepada LintasMedan, Kamis (7/10).
Namun disinggung usulan tersebut apakah juga ada keterkaitannya dengan Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD), Dia menyebutkan jika dugaan-dugaan itu ada maka pihak yang berkompetenlah yang melakukan evaluasi dan penyelesaiannya.
Proses pergantian ini berlangsung di Madrasah Diniyah Awaliyah Al Falah, disaksikan para tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan unsur masyarakat lainnya di Desa Tambangan Tonga, juga termasuk aparatur Pemkab Madina.
“Pjs Kades yang baru dan BPD harus saling bersinergi dan transparan. Karena dari permasalahan yang muncul akan bermuara ke masyarakat,” pesan Muslih Lubis, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Madina yang juga hadir dalam rapat itu.
Sementara Tokoh masyarakat, Marwan dan Ketua BPD Sofwan Rizki, usai musyawarah ini berharap agar Pjs yang baru diganti lebih memperhatikan kepentingan masyarakat Desa Tambangan Tonga.
