Salah seorang pelajar MAN Puteri di Madina sedang divaksin Covid-19.(Foto:LintasMedan/ist)
Madina, 22/10 (LintasMedan) – Sebanyak 650 pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal (Madina) telah menjalani program vaksinasi di gerai vaksin Polres Madina.
Muhammad Supriadi Siregar, Bagian Kesiswaan MAN 1 Madina mengatakan, dari 1.186 jumlah siswa, 650 siswa telah menjalani program vaksinasi sementara 536 siswa lainnya belum mendapat persetujuan dari orangtua.
“650 siswa sudah menerima vaksin tahap I dan yang masuk tahap II ada sebanyak 230 siswa karena saat itu vaksin di Polres sedang habis,” sebutnya, kepada LintasMedan, Jumat (22/10).
Supriadi menjelaskan dalam program vaksinasi ini pihak sekolah terlebih dahulu menyurati orangtua siswa untuk meminta persetujuan. Kemudian menandatangani surat pernyataan dan selanjutnya dikonfirmasikan ke Polres.
“Di Polres juga para siswa diberikan blanko untuk diisi termasuk segala macam riwayat penyakit. Tidak ada tekanan dan paksaan terhadap siswa yang orangtuanya tidak bersedia divaksin,” ujarnya lagi.
Vaksinasi pelajar ini tidak diwajibkan kepada semua siswa karena yang menentukan semuanya itu adalah petugas kesehatan melalui berbagai tahapan pemeriksaan, di samping persetujuan orangtua. Pihak sekolah hanya menyiapkan data-data siswa.
Selain itu pada kegiatan vaksinasi petugas juga terus menyosialisasikan agar tetap menjaga protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
“Terus disosialisasikan khususnya kepada para pelajar, meskipun sudah divaksin bukan berarti bebas melanggar prokes. Tetap taati prokes untuk mencegah penularan Covid-19,” ucap Muhammad Supriadi Siregar.(LMC/Irwan Arifianto)
