Sidikalang, 21/5 (LintasMedan) – Kabupaten Dairi sebagai kota pertama tuan rumah Lake Toba Tradisional Music Festival (LTTMF) yang digelar di Gedung Nasional Djauli Manik, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Sabtu (21/05).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Rumah Karya Indonesia (RKI) didukung penuh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenristek), Pemkab Dairi dalam hal ini Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga.
Turut hadir Bupati Dairi, DR. Eddy Keleng Ate Berutu, Direktorat perfilman dan media Kemendikbudristek, Kadisbudpar Dairi,
Direktur RKI Ojax Manalu, para Camat, serta para pelaku seni budaya Pakpak Kabupaten Dairi.
Mengawali arahannya Bupati menyampaikan rasa syukurnya Pandemi Covid-19 sudah menurun sehingga bisa melakukan acara besar.
“Saya mengharapkan partisipasi untuk melihat karya ini, terutama para pecinta seni, dan komunitas yang giat melestarikan budaya seputaran Danau Toba. Semoga aktifitas luar ruangan ini akan mendorong kebangkitan ekonomi kita,” kata bupati.
“Ada 300 penenun kita. Ditambah ada kelompok tani yang dengan tekun mebudidayakan kopi sehingga kopi bisa dinikmati seluruh dunia. Dan kita akan tampilkan ketangguhan itu itu dalam kickoff dibulan Juni melalui sebuah buku, yang rencananya akan diberikan pada para kepala negara peserta G20. Itulah upaya kita mendukung program presiden kita,” kata bupati me
“Kegiatan Lake Toba Tradisional Music Festival yang diprakarsai RKI ini akan selalu didukung kemenristek karena festival ini tidak hanya musik semata, namun lebih dari itu, festival ini akan melahirkan kerumunan yang diharapkan, menciptakan interaksi ekonomi baru,” kata Eddy mengakhiri sambutannya.(LMC-06)
