Sidikalang, 13/7(LintasMedan) – Bentuk kepedulian kepada petani, khususnya kepada petani kopi, PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) Palembang, mengadakan kegiatan sekolah tani program makmur, di Dusun Barung-Barung, Kelurahan Bintang Hulu, Kecamatan Sidikalang(13/07)
Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan nama kopi sidikalang sudah terkenal dan pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat Launching Gerakan Bangga Buatan Indonesia di Kecamatan Silahisabungan pada beberapa waktu yang lalu.
Selain itu, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Kabupaten Dairi, telah dicanangkan pembangunan 5.000 hektar kopi dari tahun 2019 hingga tahun 2024.
Lebih lanjut diutarakan Bupati Dairi, untuk mengejar target 5.000 hektar, pemerintah Kabupaten Dairi menyediakan 2 juta bibit kopi untuk ditanam oleh masyarakat petani kopi di Dairi. Dan untuk tahun 2022 ini, Bupati menegaskan harus selesai di tanam kopi sebanyak 1.250 hektar.
Disebutkannya dengan berbagai target tersebut, Pemerintah Kabupaten Dairi membangun kerja sama dengan berbagai mitra diantaranya PT Wahana Graha Makmur untuk dukungan bibit kopi. Hal itu juga sejalan dengan misi dari pemerintah Kabupaten Dairi untuk mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang.
“Jadi saya meminta komitmen kepada para petani agar terus belajar teknik budidaya kopi yang baru termasuk pupuk. Pusri telah membuat satu jenis pupuk khusus untuk kopi yang telah di uji kegunaannya. Saya sangat mengapresiasi produk pupuk tersebut, Semoga pupuk ini bisa membantu para petani mengatasi masalah pupuk sehingga tanaman kopinya bisa menghasilkan kualitas buah yang baik,” tutup Eddy Berutu
Turut hadir Dirut PT. Pusri Agro Lestari Ferrizal Riansyah, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikana, perwakilan Bank Sumut Cabang Sidikalang, perwakilan PT Wahana, para penyuluh pertanian, petani, kios pupuk, pengumpul dan kepala desa(LMC-06)
