Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madina, Abdul Hamid Nasution
Madina, 22/11 (LintasMedan) – Pasca diumumkannya hasil seleksi administrasi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akhirnya terdapat empat dari lima nama yang mendaftar masuk ke tahap selanjutnya. Tahapan yang dimaksud itu adalah fit and proper test yang hasilnya dikerucutkan dan akan dimulai pada 24 November 2022 mendatang.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madina, Abdul Hamid Nasution mengatakan, hasil penjaringan tahap pertama ini empat nama yang telah memenuhi syarat tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 15 Tahun 2019, tentang pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah dan mereka pun berhak menjadi calon Sekda.
“Sebelumnya ada lima nama yang mendaftar namun satu nama kita nyatakan gugur karena tidak memenuhi syarat administrasi,” katanya, di ruang kerjanya, Selasa (22/11).
Adapun empat nama yang lolos seleksi administrasi adalah, Alamulhaq Daulay yang saat ini menjabat Plt Sekda Madina. Kemudian Parlin Lubis (Kadis Perdagangan), Daud Batubara (Staf Ahli Pemerintahan dan Hukum) dan Ahmad Faisal (Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu).
Sementara satu nama yang tidak lolos seleksi administrasi tersebut adalah Mukhtar Afandi (Kadis Koperasi dan UMKM). Hamid menyebutkan, Mukhtar tidak melampirkan berkas yang terbaru dan tidak menyampaikan laporan LHKPN.
“Alhamdulillah, tahap seleksi administrasi ini sudah terselesaikan dengan baik dan jumlah peserta yang lolos seleksi juga melebihi jumlah minimal. Dengan demikian, tahapan berikutnya bisa dilaksanakan,” ucap Hamid.
Lanjutnya, calon yang lolos ini nantinya akan mengikuti tahapan berupa penilaian kompetensi/assesment yang dilangsungkan di BKD Provinsi Sumatera Utara.(LMC-04)
