Asahan, 24/9 (LintasMedan) — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al Uluum (IAIDU) Asahan Kisaran Angkatan XXXVI Tahun Akademik 2026/2027 di Aula Hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (24/9/2026). Wisuda mengusung tema “Integritas, Adaptabilitas, dan Dedikasi Membangun Peradaban” yang menjadi refleksi bagi para lulusan dalam menghadapi tantangan kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menyampaikan sejumlah perkembangan dan capaian IAIDU selama satu tahun terakhir. Ia mengatakan, pada Agustus 2026, IAIDU Asahan telah melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) oleh Kementerian Agama RI melalui Subdit Kelembagaan dalam rangka proses alih bentuk dari institut menjadi universitas. Menurutnya, proses tersebut merupakan langkah besar dalam sejarah IAIDU Asahan dan diharapkan dapat segera terwujud.
Pada Wisuda Angkatan XXXVI, IAIDU Asahan mewisuda sebanyak 199 sarjana strata satu dari enam program studi, yakni PAI 105 orang, MPI 19 orang, PIAUD 9 orang, HKI 30 orang, HES 14 orang dan KPI 22 orang. Kepada para lulusan, Rektor berpesan agar senantiasa menjaga integritas, terus belajar sepanjang hayat serta mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Pembina Daar Al Uluum, Buya Drs. H.A. Muin Isma Nasution, menegaskan bahwa dalam proses menuju universitas, jati diri Daar Al Uluum sebagai lembaga pendidikan Islam yang berakar pada nilai-nilai kepesantrenan harus tetap menjadi fondasi. Perkembangan kelembagaan, akademik dan teknologi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan nilai-nilai pendidikan Islam untuk melahirkan sarjana yang berilmu, beriman, profesional, berakhlak serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Buya Muin juga mengingatkan para wisudawan agar menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh serta memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, bangsa dan negara. Ia berharap para lulusan mampu membawa nilai-nilai pendidikan yang diperoleh selama menempuh studi untuk menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat, bangsa dan negara. Gelar sarjana yang diperoleh, katanya, merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui karya nyata, integritas dan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati menilai IAIDU Asahan sebagai perguruan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Asahan menyampaikan apresiasi atas kontribusi IAIDU dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Pembina Daar Al Uluum Kisaran, unsur Forkopimda, Rektor dan Wakil Rektor IAIDU Asahan, para dekan dan dosen, civitas akademika, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag., sejumlah kepala OPD serta tamu undangan lainnya.(LMC-02)
