Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Headline
  • DPRD : TAPD Pemprov Sumut Tidak Siap Cegah Korupsi
  • Headline

DPRD : TAPD Pemprov Sumut Tidak Siap Cegah Korupsi

Lintas Medan 25 April 2016 2 min read

Hanafiah Harahap (Foto:LintasMedan/irma)

Hanafiah Harahap (Foto:LintasMedan/irma)
Hanafiah Harahap (Foto:LintasMedan/irma)

Medan, 25/4 (LintasMedan) – DPRD Sumatera Utara menilai realisasi anggaran triwulan I tahun 2016 yang disampaikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Sumut kepada wakil rakyat terkesan  asal-asalan.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut, Hanafiah Harahap mengaku kesal saat melihat realisasi anggaran yang disampaikan TAPD  hanya berbentuk ‘gelondongan’ dan tanpa paparan secara detail.

“Realitanya saya menilai TAPD ini tidak siap melakukan upaya pencegahan korupsi sebagaimana komitmen dan paparan yang dikemukakan di hadapan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) baru-baru ini di kantor gubernur, supervisi yang mereka lakukan di hadapan lembaga hukum itu hanya bersifat manipulasi karena kenyataannya seperti ini,” kata Politisi Partai Golkar tersebut kepada pers, Senin usai rapat Banggar dengan TAPD Pemprov Sumut.

Selain itu, dalam rapat Banggar tersebut dewan juga menyesalkan ketidakhadiran Sekretaris TAPD Ahmad Fuad Lubis, yang berakibat ketidakmampuan tim menjawab pertanyaan dewan.

“Harusnya itu wewenang sekretaris, karena data dan paparannya ada sama dia,” kata Hanafiah.

Menurut dia sebagaimana diatur dalam Permendagri nomor 53 tahun 2014 TAPD wajib memberi penjelasan dan laporan mengenai realisasi anggaran per triwulan kepada legislatif. Namun disesalkan realisasi yang dilaporkan hanya totalnya saja.

Terkait hal ini, dia mendesak Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengevaluasi secara struktural TAPD Sumut.

Dia juga menilai MoU yang dilakukan Pemprov Sumut dan KPK dalam upaya prefentive pencegahan korupsi tidak ditindaklanjuti oleh TAPD. “Ini sangat berbahaya bagi kepentingan rakyat Sumut,” ujarnya.

Jika Plt Gubernur hanya diam saja dengan kondisi tersebut, Hanafiah mengatakan bahwa sikap itu sekaligus membuktikan pimpinan Sumut ini telah melakukan ekstraordinari manajemen yang teramat penting untuk menyelamatkan kepentingan rakyat Sumut.

Melihat kondisi itu dia mensinyalir telah terjadi penyalahgunaan kewenangan dan mendesak KPK tidak cukup hanya sebatas melakukan supervisi , khususnya terkait persoalan pelelangan.

“Ini telah membuktikan ketidakmampuan TAPD dalam mengelola keuangan, padahal pencegahan korupsi harus menjadi skala prioritas,” katanya.

Hanafiah menilai paparan detail mengenai realisasi APBD sangat penting bagi legislatif karena berkaitan dengan evaluasi dan kinerja pembangunan.(LMC-02)

Post Views: 111
Tags: dprd kpk pengelolaan keuangan TAPD

Continue Reading

Previous: Aneh, Pembahasan LKPj APBD Sumut Tertutup
Next: Tolak Advokasi Tersangka Narkoba, Ini Alasan Mantan Pengacara

Related Stories

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial

22 September 2026
Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
1 min read
  • Headline
  • Medan

Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga

15 September 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI, Dorong Kolaborasi Program Kepemudaan
2 min read
  • Asahan
  • Headline
  • Sumut

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI, Dorong Kolaborasi Program Kepemudaan

14 September 2026

You may have missed

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
2 min read
  • Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

23 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.