Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Peristiwa
  • Korban Tewas Kapal Karam Capai 63 Orang
  • Luar Negeri
  • Peristiwa

Korban Tewas Kapal Karam Capai 63 Orang

Lintas Medan 8 September 2015 2 min read

Sejumlah petugas dari Badan Maritim Malaysia mengevakuasi jenazah penumpang kapal tongkang, di wilayah perairan Sabak Bernam, Malaysia, Senin (7/9). (Foto: LintasMedan/BBC)

Sejumlah petugas dari Badan Maritim Malaysia mengevakuasi jenazah penumpang kapal tongkang,  di wilayah perairan Sabak Bernam, Malaysia, Senin (7/9). (Foto: LintasMedan/BBC)
Sejumlah petugas dari Badan Maritim Malaysia mengevakuasi jenazah penumpang kapal tongkang, di wilayah perairan Sabak Bernam, Malaysia, Senin (7/9). (Foto: LintasMedan/BBC)

Kuala Lumpur, 8/9 (LintasMedan) – Jumlah korban kapal kayu yang tenggelam di perairan Malaysia, 3 September lalu, telah mencapai 83 orang.

Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono, di Kuala Lumpur, Senin, mengatakan, dari jumlah itu, sebanyak 63 di antara mereka meninggal dunia.

Kepastian itu disampaikan Hermono, setelah Badan Maritim Malaysia menemukan dua jenazah, pada Senin (7/9).

“Kedua jenazah itu akan dibawa pihak berwenang Malaysia ke rumah sakit untuk diidentifikasi bersama puluhan jasad lainnya,” kata Hermono.

Pihak Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, menurut dia, kini tengah menunggu hasil proses identifikasi.
Sejauh ini, baru terdapat 17 jasad yang bisa dikenali keluarga masing-masing.

Sedangkan, lima jasad lainnya dikenali berkat kartu identitas dan paspor yang melekat pada pakaian mereka.
diidentifikasi.

Hermono mengatakan, mereka merupakan penumpang kapal yang beroperasi secara ilegal. Mereka menumpang kapal tersebut guna menghindari aparat karena mereka tidak memiliki dokumen perjalanan yang lengkap.

“Para pemilik kapal dan para calon penumpang kumpul di suatu tempat lalu berangkat, biasanya tengah malam demi menghindari deteksi aparat,” katanya.

Otoritas Malaysia sebelumnya mengatakan kapal kayu itu terbalik sebelum tenggelam dekat Kota Sabak Bernam di Negara Bagian Selangor, pada Kamis (3/9).

Menurut Badan Maritim Malaysia, kapal berukuran sekitar panjang 15 meter dan lebar 3 meter itu memuat 70 hingga 100 orang.

Untuk mencari korban, tim SAR Malaysia mengerahkan tujuh kapal dinas penjaga pantai, tiga kapal Angkatan Laut Malaysia, satu kapal Polisi Malaysia dan tiga pesawat terbang.

Insiden kapal di Malaysia yang melibatkan korban WNI bukan kali ini terjadi.

Pada Juni lalu, sebuah kapal yang mengangkut 97 migran asal Indonesia karam di perairan bagian barat Malaysia.
Insiden itu mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia. (LMC-01/BBC)

Post Views: 72
Tags: jadi kapal karam korban tewas

Continue Reading

Previous: Ucapan Terakhir Aylan Kurdy : Ayah Jangan Mati
Next: Tragedi Mina Iran Tuntut Tanggung Jawab Saudi

Related Stories

Ledakan Dahsyat di Perumahan Grand Polonia Medan, Rusak 5 Rumah
1 min read
  • Headline
  • Medan
  • Peristiwa

Ledakan Dahsyat di Perumahan Grand Polonia Medan, Rusak 5 Rumah

20 Juli 2026
PT TPL Menolak Tegas Perusak dan Penyebab Bencana Ekologi
3 min read
  • Peristiwa
  • Sumut

PT TPL Menolak Tegas Perusak dan Penyebab Bencana Ekologi

10 November 2025
Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024
2 min read
  • Luar Negeri
  • Politik
  • Sumut

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024

2 Oktober 2024

You may have missed

Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang
1 min read
  • Bisnis
  • Headline
  • Kesehatan

Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang

27 Juli 2026
6 Varian Prenagen untuk Setiap Tahap Kehamilan, Pilih Sesuai Trimester
3 min read
  • Bisnis
  • Kesehatan

6 Varian Prenagen untuk Setiap Tahap Kehamilan, Pilih Sesuai Trimester

27 Juli 2026
Pulau Pinang Hadirkan Pagelaran Hiburan Melayu di Pekan Raya Sumatera Utara
1 min read
  • Medan

Pulau Pinang Hadirkan Pagelaran Hiburan Melayu di Pekan Raya Sumatera Utara

26 Juli 2026
Remaja dan Kaum Muda Paling Banyak Alami Depresi Akibat Tekanan Keluarga hingga Pekerjaan
2 min read
  • Headline
  • Medan

Remaja dan Kaum Muda Paling Banyak Alami Depresi Akibat Tekanan Keluarga hingga Pekerjaan

25 Juli 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.