Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Luar Negeri
  • Longsor Tambang Batu Giok di Myanmar Tewaskan 90 Orang
  • Luar Negeri

Longsor Tambang Batu Giok di Myanmar Tewaskan 90 Orang

Lintas Medan 22 November 2015 2 min read
Upaya penyelamatan terhadap korban yang tertimbun puing tambang terus dilakukan.

Kachin, 22/11 (LintasMedan) – Korban tewas akibat longsor di sebuah pertambangan batu giok di Myanmar Utara telah menewaskan sedikitnya 90 orang, demikian keterangan sejumlah saksi.

Sebagian besar korban tewas akibat tertimpa tumpukan bahan limbah setinggi 300 meter yang runtuh.

Mereka yang tewas adalah para pemulung yang tinggal di lokasi atau di dekat tempat pembuangan limbah di negara bagian Kachin, demikian laporan media Burma.

Selama ini, para pemulung itu mencari sisa-sisa potongan atau pecahan bebatuan dengan harapan dapat menemukan batu giok untuk kemudian dijual.

Longsor ini terjadi ketika sebagian besar pemulung masih tidur di dalam gubuknya.

Wilayah Kachin dikenal sebagai penghasil batu giok terbaik di dunia.

Adapun bencana tanah longsor di Hpakant, Kachin, terjadi pada Minggu dini hari.

Longsor ini terjadi ketika sebagian besar pemulung masih tidur di dalam gubuknya.
Terkendala cuaca buruk

Sebuah operasi penyelamatan berskala besar sedang berlangsung dengan melibatkan Palang Merah Myanmar, tentara, polisi dan kelompok masyarakat lokal.

Mereka mencoba melakukan penggalian di lokasi reruntuhan tambang, seperti dilaporkan media lokal New Light of Myanmar. Tetapi upaya ini terhambat cuaca buruk.

Belum diketahui secara jelas penyebab runtuhnya tumpukan limbah tersebut.

“Kami hanya melihat mayat-mayat dan tidak ada yang tahu berapa banyak orang yang tinggal di sana,” kata pejabat lokal, Nilar Myint kepada kantor berita AFP.

Dia mengatakan bahwa hanya satu orang yang berhasil diselamatkan dari puing-puing, tetapi kemudian meninggal dunia.

Belum diketahui secara jelas penyebab runtuhnya tumpukan limbah tersebut.

Hubungan komunikasi dengan ini negara bagian Kachin sangat sulit sehingga sulit untuk mengkonfirmasi bencana ini.

Warga setempat di daerah pertambangan menuduh kalangan industri pertambangan melakukan serangkaian pelanggaran, diantaranya minimnya fasilitas kesehatan dan keselamatan para pekerja.(LMC/BBC)

Post Views: 120
Tags: giok Myanmar penambang runtuh tewas

Continue Reading

Previous: Pengungsi Suriah Kena Dampak Pasca Serangan Paris
Next: Parlemen Inggris Izinkan Militer Serang ISIS

Related Stories

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024
2 min read
  • Luar Negeri
  • Politik
  • Sumut

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024

2 Oktober 2024
Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim
2 min read
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Medan

Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim

28 Mei 2024
25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba
1 min read
  • Luar Negeri

25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba

7 Mei 2022

You may have missed

Panen Raya, Lapas Panyabungan Tunjukkan Kemandirian Warga Binaan
1 min read
  • Sumut

Panen Raya, Lapas Panyabungan Tunjukkan Kemandirian Warga Binaan

30 September 2026
Bupati Asahan Buka Festival Seni Qasidah 2026, Diikuti 626 Peserta dari 25 Kecamatan
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Bupati Asahan Buka Festival Seni Qasidah 2026, Diikuti 626 Peserta dari 25 Kecamatan

29 September 2026
Layani hingga 300 Pasien Sehari, Puskesmas Helvetia Direhabilitasi Total
2 min read
  • Medan

Layani hingga 300 Pasien Sehari, Puskesmas Helvetia Direhabilitasi Total

29 September 2026
Atasi Genangan Banjir, Rico Waas Tinjau Pengerjaan Drainase 385 Meter di Sei Agul
2 min read
  • Medan

Atasi Genangan Banjir, Rico Waas Tinjau Pengerjaan Drainase 385 Meter di Sei Agul

29 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.