Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Pengembangan Danau Toba Harus Sentuh Ekonomi Lokal
  • Bisnis
  • Sumut

Pengembangan Danau Toba Harus Sentuh Ekonomi Lokal

Lintas Medan 5 Februari 2016 2 min read

Ilustrasi - Danau Toba. (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi - Danau Toba. (Foto: LintasMedan/ist)
Ilustrasi – Danau Toba. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 5/2 (LintasMedan) – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Jaringan Lingkungan Danau Toba (Jalin D Toba), menyatakan kebijakan pemerintah pusat menjadikan kawasan Danau Toba sebagai destinasi wisata berstandar internasional harus  memberi manfaat secara ekonomi kepada masyarakat di sekitarnya.

“Pengembangan pariwisata Danau Toba harus memperhatikan berbagai aspek sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi wisatawan, tetapi juga memberi manfaat bagi penduduk lokal,” kata Koordinator Jalin D Toba Murni Huber, saat dihubungi LintasMedan.com, dari Medan, Jumat.

Ia menegaskan hal itu sehubungan dengan rencana pemerintah menyiapkan Danau Toba sebagai destinasi baru dari 10 alternatif Bali baru di Indonesia untuk tahun 2019.

Dikatakannya, pariwisata di Danau Toba diyakini akan lebih berkembang jika didukung masyarakat sekitar.

Dengan pelibatan masyarakat secara langsung,  katanya, Danau Toba diyakini bisa menjadi kawasan wisata yang akan berdampak luas.

“Bahkan, bukan hanya masyarakat yang ada di kawasan Danau Toba, tetapi semuanya akan bergerak baik sektor transportasi  maupun sektor jasa lainnya,” paparnya.

Dalam konteks eksistensi masyarakat lokal, menurut Murni, keberadaan Badan Otorita Danau Toba yang akan dibentuk pemerintah harus dipastikan mampu melindungi masyarakat lokal berbagai bentuk “pemaksaan” dan “tipu daya” para calon investor, baik dalam konteks okupasi lahan melalui proses jual-beli maupun melalui proses kontrak penggunaan lahan.

“Pemerintah sebagai otoritas pengendali pengusaan lahan harus membuat peraturan yang tegas agar tidak terjadi penguasaan lahan oleh investor luar di kawasan Danau Toba demi kepentingan investasi yang cenderung lebih memarjinalkan daripada memberdayakan masyarakat setempat,” ujarnya.

Masyarakat lokal, lanjutnya, bukan hanya perlu dijaga dari proses okupasi lahan oleh para investor, baik dalam bentuk jual-beli maupun sewa lahan, melainkan harus dipastikan mempunyai kesempatan dan kemampuan sebagai pemilik saham dari berbagai investasi yang diperlukan.

Diakuinya, rencana pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membentuk Badan Otoritas Pariwisata di 10 destinasi di Indonesia di satu sisi dapat dikatakan sebagai indikator semakin kuatnya “good will” pemerintah untuk secara serius meninggalkan konsep “Bali First Policy” yang sudah berjalan puluhan tahun di Indonesia.

Dalam perspektif itu, tentunya rencana pemerintah tersebut patut untuk didukung dan dikawal bersama.

Murni juga menyatakan prihatin dengan gencarnya aktivitas penebangan hutan di sebagian besar perbukitan Danau Toba.

“Jenis tanaman hutan di kawasan danau tersebut yang sebelumnya merupakan hutan alam, kini menjadi monokultur karena ditanami ekaliptus,” katanya.

Bahkan, menurut dia, berbagai jenis pohon bahkan tanaman endemik seperti kemenyan rusak dan terancam punah. (LMC-02)

Post Views: 122
Tags: danau ekonomi lokal masyarakat pariwisata pengembangan sentuk toba

Continue Reading

Previous: Klinik Tolak Pasien
Next: Meraup Untung dari Bisnis Kepala Ikan “By Product” PT AN

Related Stories

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026

You may have missed

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.