Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Sumut
  • Petani di Samosir Gunakan Pupuk Olahan Limbah Ikan
  • Sumut

Petani di Samosir Gunakan Pupuk Olahan Limbah Ikan

Lintas Medan 1 Mei 2015 2 min read

Kepala Divisi Ipal dan Sanitasi PT Aquafarm Nusantara saat menjelaskan proses pembuatan pupuk cair organik dari bangkai ikan nila, di lokasi pengolahan di Desa Silimalombu, Kabupaten Samosir .(Foto:LintasMedan/irma)

 Kepala Divisi Ipal dan Sanitasi PT Aquafarm Nusantara saat menjelaskan proses pembuatan pupuk cair organik dari bangkai ikan nila, di lokasi pengolahan di Desa Silimalombu, Kabupaten Samosir .(Foto:LintasMedan/irma)
Kepala Divisi Ipal dan Sanitasi PT Aquafarm Nusantara saat menjelaskan proses pembuatan pupuk cair organik dari bangkai ikan nila, di lokasi pengolahan di Desa Silimalombu, Kabupaten Samosir .(Foto:LintasMedan/irma)

Parapat, 1/5 (LintasMedan) -Beragam inovasi gencar dilakukan PT Aquafarm Nusantara dalam meminimalisir dampak pencemaran lingkungan khususnya di kawasan Danau Toba.

Pihak perusahaan milik investor Swiss itu terus berupaya menyajikan manfaat untuk masyarakat sekitar. Salah satunya dengan menciptakan pupuk kompos berasal dari ikan -ikan nila yang telah mati.

Pupuk organik yang tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya ini sangat mendapat respon kalangan petani, selain pihak perusahaan membagikannya secara gratis kepada kelompok tani sekitar, kualitasnya juga dinilai lebih baik.

Sebagaimana pengakuan Hallason Sidabutar, warga Lontung Desa Huta Ginjang Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir.

Saat ini dia beralih menggunakan pupuk buatan PT Aquafarm untuk menanam padi. “Hasil panen saya meningkat , gabah yang dihasikan dari sebelumnya hanya 200 kg menjadi 250 kg per rante sawah, dengan dosis penggunaan 5 sloki atau 15 cc pupuk yang ditambah 15 liter air,” paparnya.

Irfan, Kepala Divisi IPAL dan Sanitasi PT Aquafarm Nusantara, kepada wartawan mengatakan inovasi tersebut dilakukan dalam upaya ikut menurunkan dampak pencemaran lingkungan di kawasan Danau Toba akibat dihasilkan pupuk-pupuk kimia.

“Kita hanya berfikir, bagaimana ikan-ikan yang mati tetap bisa bermanfaat khususnya bagi warga sekitar,” katanya.

Namun hingga saat ini pihaknya baru melakukan inovasi pembuatan pupuk alami itu di satu lokasi yakni di Silimalombu Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir. Aktivitas tersebut telah dilakukan beberapa tahun lalu, namun hasilnya masih sangat terbatas, sedangkan permintaan para petani cukup tinggi.

Sebelumnya perusahaan ini hanya melakukan pengolahan pupuk padat dengan bak penampungan terbuat dari beton dengan diameter sebesar 3 x 2 meter dan tinggi 1.2 meter. Sedangkan bagian atasnya ditutup untuk menghindari bau yang berasal dari bangkai-bangkai ikan yang dimasukkan serta didiamkan selama tujuh hingga delapan bulan.

Namun metode tersebut dinilai kurang efektif dan memakan waktu terlalu lama. Hingga beralih ke metode kedua dengan menggunakan bak terbuat dari kayu.

Meski proses pembusukan ikan menjadi lebih cepat yakni selama 6 bulan namun metode inipun dirasa masih belum efektif. Sari pati pupuk justru habis tergerus keluar dan tumpah di sekitar bak, hingga pihak perusahaan menemukan metode pengolahan terbaru yakni pupuk cair, dengan cara memberikan campuran air kelapa dan nenas ke bangkai ikan yang telah dibusukkan.

Selanjutnya di bagian bak beton dibuat kran-kran untuk mengeluarkan pupuk cair ke dalam botol.

“Metode ini hanya memakan waktu lebih kurang tiga sampai empat minggu. Hasilnya sudah bisa dibagikan kepada petani,” ujarnya.(LMC-02)

Post Views: 33
Tags: pupuk organik

Continue Reading

Previous: Ikan Nila Asin Usaha Rumah Tangga Warga Samosir
Next: Tehnik Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Bangkai Ikan

Related Stories

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau
2 min read
  • Sumut

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026
Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang
2 min read
  • Sumut

Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang

11 April 2026
Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M

10 April 2026

You may have missed

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau
2 min read
  • Sumut

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026
Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang
2 min read
  • Sumut

Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang

11 April 2026
Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M

10 April 2026
Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat
3 min read
  • Sumut

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

10 April 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.