Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • Sekolah Swasta Khawatirkan Krisis Siswa
  • Medan
  • Pendidikan

Sekolah Swasta Khawatirkan Krisis Siswa

Lintas Medan 20 Juni 2015 2 min read

Ilustrasi - Beberapa siswa mengikuti proses belajar mengajar di ruang kelas. (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi - Beberapa siswa mengikuti proses belajar mengajar di ruang kelas. (Foto: LintasMedan/ist)
Ilustrasi – Beberapa siswa mengikuti proses belajar mengajar di ruang kelas. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 20/6 (LintasMedan) – Sejumlah sekolah swasta di Medan dan kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mengkhawatirkan kondisi krisis siswa karena terimbas sistem dan kebijakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di sekolah negeri.

“Krisis siswa di sekolah-sekolah swasta terjadi akibat penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri di provisi ini dinilai tidak sesuai aturan,” kata Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumut Suparno, di Medan, Sabtu.

Sekarang ini, menurut dia, penerimaan siswa di sekolah negeri tanpa batas karena adanya penambahan ruang kelas baru.

Jika hal itu terus dibiarkan, ia memastikan pada setiap tahun ajaran baru jumlah siswa baru di sekolah-sekolah swasta semakin berkurang.

Suparno menilai, kebijakan PPDB yang diterapkan sejumlah sekolah negeri di Sumut tersebut bertentangan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dalam Permendiknas itu ditegaskan bahwa dalam satu rombongan belajar (rombel) atau satu kelas, diisi sebanyak 32 orang hingga 36 orang.

“Namun sekolah negeri saat ini menampung sampai 50-an orang,” tambahnya.
Akibat PPDB yang melebihi daya tampung sekolah, kata dia, sekolah swasta dipastikan merugi dan berpotensi tutup karena peminatnya semakin sedikit.

Berdasarkan laporan yang diterima BMPS Sumut, di Kabupaten Langkat sudah dua sekolah dan tujuh di Kabupaten Pakpak Bharat terpaksa tutup, karena sudah tidak ada murid.

“Kalau satu kelas cuma 5 orang muridnya, mau digaji pakai apa gurunya. Kalau 30 murid saja, hanya cukup untuk biaya operasional,” tuturnya.

Sementara di Medan, lanjutnya, akibat penerimaan siswa yang tidak benar tersebut, banyak sekolah swasta anggota BMPS hanya mampu mempertahankan murid yang tersisa.

Oleh karena itu, Suparno meminta dinas pendidikan kabupaten/kota di Sumut agar melaksanakan Permendiknas tersebut, yaitu menerima murid sesuai daya tampung.

Sebelumnya, krisis siswa yang dihadapi sejumlah sekolah swasta di Sumut telah pula disampaikan pengurus BMPS kepada Ombudsman setempat. (LMC-01)

Post Views: 101
Tags: khawatirkan krisis sekolah siswa swasta

Continue Reading

Previous: Walikota Apresiasi Kombes Nico Afinta
Next: Aktivis Perempuan Kecam Ajie Karim

Related Stories

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Perumda Tirtanadi Sosialisasikan Tiga Program Unggulan, Mudahkan Masyarakat Nikmati Air Bersih
3 min read
  • Medan
  • Sumut

Perumda Tirtanadi Sosialisasikan Tiga Program Unggulan, Mudahkan Masyarakat Nikmati Air Bersih

12 Agustus 2026
BI Investment Day Digelar di Medan,Bobby Nasution Siap Sambut Gubernur se-Sumatera Bahas Penguatan Investasi
2 min read
  • Medan

BI Investment Day Digelar di Medan,Bobby Nasution Siap Sambut Gubernur se-Sumatera Bahas Penguatan Investasi

4 Agustus 2026

You may have missed

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.