Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Peristiwa
  • Sudah Lima Orang Meninggal Akibat Keracunan Gas di Kabupaten Madina
  • Headline
  • Peristiwa

Sudah Lima Orang Meninggal Akibat Keracunan Gas di Kabupaten Madina

Lintas Medan 25 Januari 2021 2 min read

Petugas medis dibantu warga mengevakuasi seorang warga korban keracunan gas di di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (25/1). (Foto: LintasMedan/Iwan)

Mandailing Natal, 25/1 (LintasMedan) – Jumlah korban tewas diduga akibat terhirup gas beracun perusahaan tambang milik PT. Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dilaporkan sudah mencapai lima orang dan puluhan orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum (RSU) Panyabungan, Senin (25/1

Wartawan lintasmedan.com dari Panyabungan, melaporkan, korban meninggal sebagian besar wanita, terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.

Sebanyak empat orang korban dinyatakan meninggal saat dalam perawatan intensif RSU Panyabungan dan satu orang lagi menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Sibanggor.

Tragedi gas beracun atau H2S memicu amarah sejumlah warga di sekitar wilayah kerja perusahaan tambang PT. SMGP.

Bahkan, warga sempat menyandera ambulance Dinas Kesehatan Madina serta beberapa unit mobil kenderaan lain yang digunakan mengevakuasi korban.

Satu unit mobil ambulance Dinas Kesehatan Madina mengalami rusak parah akibat menjadi sasaran amarah warga yang mayoritas petani.

Pascaperistiwa itu, sejumlah aparat kepolisian dari Polres Madina melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi usaha PT SMGP.

Sejumlah karyawan PT SMGP secara bertahap dievakuasi, termasuk tenaga kerja asing dari Tiongkok.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat pekerja PT SMGP melakukan uji sumur baru dan ketika kran pengunci pipa dibuka gas H2S menyembur ke udara dan akhirnya terhirup warga di sekitar lokasi penambangan panas bumi tersebut.

Humas PT SMGP Krisna ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak mengkategorikan kejadian itu sebagai kebocoran gas, tetapi lepasan mengandungs H2S pada saat proses pembukaan sumur.

“Kami telah bekerjasama dengan semua pihak melakukan penanganan untuk mencegah kejadian kembali. Mohon ditunggu untuk pernyataan dari perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyesalkan terjadinya peristiwa yang telah mengakibatkan korban jiwa itu.

Terkait peristiwa itu, pihaknya berencana melaporkan PT SMGP ke pihak kepolisian karena Bupati menilai perusahaan tersebut selama ini tidak kooperatif dengan pemerintah daerah, terutama dalam konteks dokumen analisa mengenai dampak lingkungan atau Amdal dan keselamatan warga sekitar. (LMC-05)

Post Views: 97

Continue Reading

Previous: Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan Tertibkan Pedagang Angkringan
Next: Keluarga Korban Sesalkan PT SMGP, Menjengukpun Mereka Tak Mau

Related Stories

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial

22 September 2026
Tim SAR gabungan evakuasi remaja hanyut di Sungai Lobang Simalungun
2 min read
  • Peristiwa

Tim SAR gabungan evakuasi remaja hanyut di Sungai Lobang Simalungun

19 September 2026
Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
1 min read
  • Headline
  • Medan

Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga

15 September 2026

You may have missed

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
2 min read
  • Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

23 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.