Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Sumut
  • Warga Sumut Diimbau Tidak Membuang Bangkai Binatang ke Sungai
  • Headline
  • Sumut

Warga Sumut Diimbau Tidak Membuang Bangkai Binatang ke Sungai

Lintas Medan 7 November 2019 2 min read

Ilustrasi - Petugas mengangkaaat sejumlah bangkai babi yang mengapung di sekitar Sungai Bedera, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/dok)

Ilustrasi – Petugas mengangkat sejumlah bangkai babi yang mengapung di sekitar Sungai Bedera, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, baru-baru ini. (Foto: LintasMedan/dok)

Medan, 7/11 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengimbau warga di provinsi itu agar tidak membuang bangkai binatang ke sungai, termasuk sejumlah bangkai hewan ternak babi yang akhir-akhir ini ditemukan mati akibat tertular wabah kolera.

“Saya akan keluarkan surat kepada seluruh masyarakat, supaya tidak membuang, tidak hanya babi, tetapi semua sampah tidak boleh dibuang ke sungai,” katanya kepada pers di Medan, Kamis.

Menurut Gubernur, membuang bangkai babi ke sungai bisa memperparah menyebarnya wabah kolera yang sudah mematikan ribuan babi di Sumut.

Saat ini, kata Edy, Pemprov Sumut sedang menunggu bantuan vaksin dan tenaga ahli untuk menangani penyebaran kolera babi dari pemerintah pusat.

“Bantuan vaksin itu sedang dalam perjalanan,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemprov Sumut, Azhar Harahap mengungkapkan, wabah kolera babi sejak beberapa pekan terakhir telah menular ke beberapa kabupaten/kota di Sumut.

Wilayah yang terdeteksi tertular kolera babi, antara lain Kabupten Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir dan Kota Medan.

“Saat ini, perkembangan virus tersebut sudah sampai ke 11 kabupaten kota,” katanya.

Sementara itu, pengamat Lingkungan Jaya Arjuna menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh peternak yang membuang bangkai hewan ke sungai.

“Bangkai hewan ternak yang mati secara tiba-tiba itu seharusnya ditanam atau dibakar, agar tidak menularkan virus,” ujarnya.

Namun, ia memperkirakan banyak peternak tidak mampu melakukan itu karena hewan mati dalam jumlah relatif banyak.

Untuk mengatasi hal itu, kata Jaya, pemerintah daerah harus membantu masyarakat menyiapkan lahan agar hewan ternak itu dapat ditanam. (LMC-03)

Post Views: 102

Continue Reading

Previous: Pipa Transmisi Diameter 400mm Bocor, Pelayanan PDAM Tirtanadi Terganggu
Next: Pimpinan Definitif DPRD Medan 2019-2024 Dilantik

Related Stories

Tinjau Medan Islamic Centre, Zakiyuddin Harahap Minta Kontraktor Rawat Gedung hingga Masa Pemeliharaan Berakhir
2 min read
  • Sumut

Tinjau Medan Islamic Centre, Zakiyuddin Harahap Minta Kontraktor Rawat Gedung hingga Masa Pemeliharaan Berakhir

23 September 2026
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kelanjutan Tol Simpang Panei–Parapat Jadi Fokus Pembahasan Bupati Simalungun dengan Kementerian Pertahanan
2 min read
  • Sumut

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kelanjutan Tol Simpang Panei–Parapat Jadi Fokus Pembahasan Bupati Simalungun dengan Kementerian Pertahanan

23 September 2026
Baznas Madina Salurkan Bantuan ke Para Mustahik di 2 Kecamatan
2 min read
  • Sumut

Baznas Madina Salurkan Bantuan ke Para Mustahik di 2 Kecamatan

23 September 2026

You may have missed

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
2 min read
  • Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

23 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.