
Medan 24/1 (LintasMedan) – DPRD dan Pemerintah Kota Medan membahas sejumlah persoalan yang masih melanda ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini pada Penandatanganan Nota Kesepakatan Persetujuan Pembahasan Perubahan Peraturan Daerah No 11 Tahun 2016 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kita Medan tahun 2016-2021, Rabu (24/1) di Ruang Transit DPRD Medan.
“Sejumlah permasalahan di Kota Medan harus secepatnya selesai, walaupun penanganannya kini beralih ke pusat atau ke provinsi,” kata Ketua DPRD Medan Hendri Jhon Hutagalung saat memberi kata sambutan.
Dikatakannya bahwa pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan harus bisa meningkat dan jangan seperti tahun lalu, dimana percapaian PAD dari Pajak Reklame dari target Rp.100 miliar, terealisasi hanya kisaran Rp. 10 miliar.
“Kalaupun tidak melebihi target, setidaknya realisasinya tidak kurang dari angka yang ditargetkan,” ujar politisi PDIP ini.
Terkait masalah banjir dia berharap agar tidak terus meneruh menjadi permasalahan warga Kota Medan. Dalam kaitan itu, pihaknya sudah mengumpulkan data dan sudah menemui pihak PUPR. Namun apabila tidak ada respon dar PUPR, maka permasalahan banjir ini akan disampaikan kepada Presiden RI, Joko Widodo.
Sementara itu, Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin S MSi dalam sambutannya mengatakan, UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah menyebutkan ada beberapa kewenangan pemerintah kota yang ditarik ke provinsi dan pusat. Perubahan itu membawa kunsekuensi terhadap dokumen perencanaan pembagunan jangka menengah Kota Medan 2016-2021.
Untuk menjaga keselarasan dan kesinambungan pembangunan maka dianggap perlu ada perubahan RPJMD. Dalam RPJMD Kota Medan tertuang kebjikan yang harus ditempuh untuk kesejahteraan masyarakat yang menjadi acuan dan dasar pembangunan daerah. Wali kota juga berharap agar pembahasan perubahan RPJMD tidak terlalu lama diselesaikan.
Dalam kesempatan itu Wali Kota dan Pimpinan DPRD Medan melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Persetujuan Pembahasan Perubahan RPJMD No 11 Tahun 2016 disaksikan Wakil Wali Kota Akhyar Nasution, Wakil Ketua DPRD Ikhwan Ritonga, Iswanda Ramli, Ketua F-Demokrat Herri Zulkarnain Hutajulu, Hendrik Demokrat, dan lainnya serta Sekwan Abdul Azis. (LMC-02)
