
Medan, 28/8 (LintasMedan) – Pemerintah Kota Medan menerima sejumlah 16.863 Alat Pelindung Diri (APD) International Organization for Migration (IOM).
Bantuan diterima secara simbolis Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution di Posko Percepatan Penanganan Covid-19 di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Jumat (28/8).
Pada kesempatan itu ia mengajak seluruh warga Kota Medan untuk meminimalisir penyebaran Virus Covid-19 dengan Tertib melaksanakan Protokol Kesehatan dalam beraktifitas minimal mengenakan masker dan rajin mencuci tangan.
“Dengan mengenakan masker saja bisa terpapar apalagi jika tidak maka akan sangat mudah terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” kata Akhyar.
Akhyar lebih lanjut mengatakan jumlah warga positif di Kota Medan terus meningkat dan salah satu yang terkena virus tersebut adalah dirinya.
“Padahal saya sudah disiplin tertib disiplin menggunakan masker tetapi bisa juga terpapar Covid-19. Walaupun bukan jaminan, tetapi dengan mengenakan masker kita dapat meminimalisir penyebaran virus Corona tersebut,” ungkap Akhyar.
Sementara Kepala Kantor IOM Indonesia Mariam Khokhar menyampaikan bantuan yang diberikan pihaknya sebagai bentuk dukungan IOM kepada Pemko Medan dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Medan.
Bantuan yang diberikan sebanyak 16.863 terdiri dari 7.500 buah masker bedah, sarung tangan 7.500 pasang, 300 liter hand sanitizer, 150 buah face shield, 75 buah hazmat, 150 pasang sepatu boots, dan 150 pasang sarung tangan panjang. Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu para tenaga medis baik yang berada di rumah sakit ataupun puskesmas dalam menangani pasien di masa pandemi Covid-19.
Bantuan akan didistribusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi dan seluruh Puskesmas yang ada di Kota Medan.(LMC-02)
