
Medan, 21/10 (LintasMedan) – Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Medan Arief Sudarto Trinugroho menyambut baik dukungan Bank Sumut untuk pembangunan Kota Medan melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Hal ini disampaikan Pjs Wali Kota Medan Ir.Arief Sudarto Trinugroho,MT dalam pertemuan dengan jajaran direksi PT Bank Sumut di Ruang Rapat Kantor PT Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Rabu (21/10).
Pertemuan ini dihadiri Dirut PT Bank Sumut Muchammad Budi Utomo, jajaran direksi Bank Sumut dan para pimpinan OPD Pemko Medan, diantaranya Asisten Ekbang Khairul Syahnan, Kepala Bappeda Irwan Ritonga, Kadis Perhubungan Iswar Lubis, Kadis Kebersihan dan Pertamanan HM Husni dan Kabag Perekonomian sekaligus Plt Dirut PD Pasar Nasib.
Arief berharap dana yang diberikan Pemerintah pusat melalui Bank Sumut untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan aktivitas perekonomian masyarakat di tengah pandemi COVID-19.
“Kami mengucapkan terima kasih atas program Bank Sumut untuk pembangunan Kota Medan,” ucap dia.
Selain program Pemulihan Ekonomi Nasional, diakuinya, Bank Sumut selama ini banyak memberikan pinjaman dengan syarat mudah untuk pedagang pasar dan pelaku UMKM, program di bidang transportasi khususnya pembayaran dengan menggunakan sistem smart card dan QRIS.
Disebutkannya, dalam waktu dekat di Kota Medan akan hadir akomodasi transportasi berupa armada bus massal dari Kementerian Perhubungan yakni Trans Metro Deli.
“Tentunya bus yang menjadi armada baru transportasi massal bagi masyarakat Kota Medan ini akan memakai konsep pembayaran “buy the service”. Kami berharap Bank Sumut dapat memfasilitasi program skema pembayaraan non tunai bagi masyarakat untuk Bus Trans Metro Deli,” ujar Arief.
Sebab, pembayaran jasa bus massal tersebut tidak menggunakan cara manual atau tunai melainkan bisa lewat scan barcode atau e-money serta smart card.
Namun, ia menginginkan layanan yang dihadirkan juga harus sejalan dengan akses dan kemudahan bagi masyarakat.
Sebelumnya Dirut PT Bank Sumut Muchammad Budi Utomo menjelaskan bahwa PT Bank Sumut dipercaya Pemerintah Pusat untuk mengelola dana dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.
“Skema pemulihan ekonomi telah dipersiapkan salah satunya sektor pasar tradisional melalui program “Menyapa Pedagang Pasar”, paparnya.
Ia menambahkan, selama ini sudah banyak program PT Bank Sumut yang dapat dikaitkan dengan Pemko Medan salah satunya dalam program PEN.
“Untuk itu, kami siapkan bantuan lewat kredit usaha rakyat atau KUR untuk pelaku usaha mikro dan super mikro sehingga dapat menjangkau semua pedagang pasar,” kata dia.
Langkah ini, menurut dia, diharapkan dapat mendukung perputaran ekonomi agar kembali stabil ditengah pandemi COVID-19.
Budi juga menjelaskan, PT Bank Sumut telah menyiapkan skema pembayaran non tunai atau “cashless” guna mendukung program buy the service (BTS) yang dicanangkan.
“Direncanakan akan ada 15 ribu smart card e-money yang akan dibagikan secara gratis bagi masyarakat yang menggunakan moda transportasi massal di Kota Medan itu,” ucap dia. (LMC-03)
