
Madina, 29/11 (LintasMedan) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah menyatakan kesiapannya jika diperbolehkan untuk melaksanakan belajar tatap muka pada Januari 2021 .
Kesiapan itu dinyatakan sejak Madina masih berada di zona hijau. Ketika itu akan diberlangsungkan belajar tatap muka pada September lalu.
Namun dikarenakan wilayah itu dinyatakan sebagai zona merah Covid-19 rencana proses belajar tatap muka pun dibatalkan.
“Kita sudah siap jika belajar tatap muka sudah diperbolehkan,” kata Sahnan Pasaribu, juru bicara penanganan Covid-19 Madina dalam menyikapi pernyataan dari kementerian, Minggu (29/11).
Meski demikian, Pemkab Madina melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, tetap akan melakukan kajian – kajian terlebih dahulu dan melihat kembali status perkembangan Corona Virus Disease (Covid-19) di Madina.
Sahnan menyebutkan pihaknya tetap akan berkordinasi lagi dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan untuk memastikan keadaan sarana dan prasarana di setiap sekolah.
“Akan kita cek lagi sarana dan prasarana di sekolah. Karena pada prinsipnya kita harus melindungi peserta didik dan pendidik,” papar Sahnan.
Perkembangan Covid-19 di kabupaten Madina sudah menurun. Data Sabtu (28/11) pasien terkonfirmasi ada enam orang dengan 32 kontak erat. Upaya untuk meminimalisir perkembangan virus pun tetap dijalankan. (LMC/irwan arifianto)
