
Medan, 18/1 (LintasMedan) – Anggota DPRD Medan dari Fraksi NasDem Habiburrahman Sinuraya meminta pemerintah kota (Pemko) setempat segera mengatasi banjir yang telah melanda permukiman warga di Gang Subur Lama, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun selama lebih dari sebulan.
“Pemko Medan harus segera memperbaiki drainase yang rusak di kawasan itu agar banjir surut,” katanya di Medan, Senin (18/1).
Habiburrahman menyatakan tidak ingin menyalahkan pihak manapun, terkait banjir berkepanjangan yang menggenangi di lokasi permukiman padat penduduk itu.
Namun, dia akan segera menghubungi pimpinan unit pelaksana teknis (UPT) instansi pemerintah yang membidangi masalah tersebut agar mencari solusi tepat dan cepat untuk menuntaskan banjir di Gang Subur Lama.
Ia juga menyarankan kepada Pemko Medan agar mencari solusi jangka panjang penanganan banjir, misalnya merevitalisasi daerah aliran sungai (DAS) dan menambah luas ruang terbuka hijau diantaranya di sepanjang bantaran sungai.
“Bantaran sungai itu harusnya kita rawat jadikan taman, sehingga kawasan bantaran sungai menjadi salah satu lokasi yang nyaman untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, sebelum rencana itu direalisasikan perlu terlebih dahulu dilakukan kajian yang mendalam,,” katanya.
Habiburrahman berharap, wali kota Medan terpilih Bobby Nasution bersama jajaran Pemko Medan bisa memfungsikan kembali bantaran sungai sebagai kawasan jalur hijau.
“Saya sangat berharap besar kepada walikota dan wakil wali kota Medan terpilih bisa berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Provinsi Sumatera Utara, agar bantaran sungai di Kota Medan ini segera direvitalisasi,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, sejumlah rumah warga di Jalan Brigjen Katamso, Gang Subur Lama sejak 4 Desember 2020 terendam banjir.
Kawasan tersebut awalnya ikut terdampak saat banjir besar melanda sebagian besar wilayah Medan, beberapa hari sebelumnya.
Namun, sekitar dua hari pascabanjir besar tersebut, air yang merendam kawasan Gang Subur Lama tidak surut disebabkan drainase di sekitarnya yang nyaris tida berfungsi.
Pemko Medan juga telah menjelaskan bahwa upaya perbaikan drainase yang rusak terkendala masalah lahan.
“Untuk jangka pendek ini, kita tetap berupaya untuk memperbaiki gorong-gorong yang sudah lama itu agar air bisa dialirkan ke Sungai Deli,” ujar Kadis Pekerjaan Umum (PU) Medan, Zulfansyah.
