
Madina, 4/3 (LintasMedan) – Head of Corporate Affairs PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) Syahrini mengatakan perusahaan akan membantu tim Pansus (Panitia Khusus) mendapatkan informasi. Kamis (4/3).
Pernyataan ini disampaikannya terkait adanya wacana tim Pansus dalam menggali informasi kronologis insiden 25 Januari 2021 lalu pada pekan depan. Tim Pansus PT SMGP akan memanggil sejumlah pihak diantaranya, PT SMGP, Pemda setempat dan masyarakat Desa Sibanggor Julu.
“Kita sudah berkoordinasi dengan tim Pansus dan siap untuk bekerjasama dalam usaha memperoleh informasi dan membentuk rekomendasi. Apabila ada data yang dibutuhkan, tentu akan kami sediakan,” kata Syahrini.
Ketua Pansus Dodi Martua, kepada wartawan mengungkapkan, selain menggali keterangan terjadinya insiden, Pansus juga akan mempertanyakan tindak lanjut penanganan pasca insiden itu.
Dari keterangan yang didapat nantinya, kata Dodi, akan menjadi bahan referensi bagi Pansus untuk koordinasi dengan kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral.
“Hasilnya akan menjadi bahan kajian rekomendasi Pansus. Pada prinsipnya Pansus akan bekerja on the track, sesuai dengan aturan main dan diharapkan hasil rekomendasi Pansus nantinya akan memberikan rasa keadilan kepada semua pihak,” terangnya.
Selaku perwakilan perusahaan, Syahrini sudah menyatakan keterbukaan dan bersedia membantu tim Pansus. Tatkala keterbukaan itu tampak, salah satunya merevisi SOP (Standart Operasional Prosedur), pemasangan dan sosialisasi detektor H2S dan pemberian santunan, bantuan kepada warga maupun korban.(LMC-04)
