
Tulang Bawang, 19/5 (LintasMedan)- Bupati Tulang Bawang Hj Winarti SE MH menghadiri panen raya padi inbrida impara di lahan cetak sawah 2016 dan optimalisasi lahan 2019.
Kegiatan, Rabu (19/5) itu sekaligus launching program Kartu Petani Berjaya (KPB) oleh Gubernur Lampung yang diwakili Sekda Provinsi Lampung Ir.Fachrizal Darminto,MA, serta pembagian bibit holtikultura dan benih padi di kampung Sumber Agung Kec Rawa Pitu Kab Tulang Bawang.
Hadir dari propinsi yakni Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Perkebunan dan Ketua Tim Kartu Petani Berjaya, Prof.Dr.Ir.M Yusuf Sulfaran Barusman.MBA.
Hadir dari Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang, Ketua DPRD, Dandim 0426 Tuba, Kapolres,Kajari Tuba(diwakili).
Sedangkan Bupati Winarti hadir didampingi Asisten I, Kepala Bappeda,Kadis PU,Kadis PMK dan Kadis Kominfo.
Dalam arahan Winarti menyampaikan, Kecamatan Rawa Pitu salah satu lumbung padi di provinsi Lampung.
“Di masa Pandemi ini para petani di kabupaten Tulang Bawang tetap eksis dan mudah mudahan membawa manfaat baik lagi kedepan untuk panennya,” ucapnya.
Support dari pemerintah daerah dan pusat, kata dia sangat penting untuk kecamatan Rawa Pitu walaupun sudah berjalan .
Dengan panen raya padi hari ini , negara dapat melihat di Tulang Bawang salah satu lumbung padi terbesar dipropinsi Lampung.
Sinergi pemerintah pusat dan provinsi Lampung, ke 9 kampung di Kec Rawa Pitu listrik sudah masuk.
Ini bukti keseriusan dan perhatian pemerintah pusat provinsi, kabupaten terhadap Kecamatan Rawa Pitu kampung Sumber Agung.
“APBD Tahun 2021 kita akan memulai pengerjaan infrastruktur yaitu salah satunya adalah pengerjaan jalan dari Ronggolaweh atau kecamatan Banjar Agung sampai ke Tugu Kuning sampai masuk Rawa Pitu,” papar Winarti.
Penyerahan Bibit Holtikultura kepada Wanita tani dan Kelompok Tani se-kabupaten Tulang Bawang sebanyak 1500 Bibit,Sumber dari APBD Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2021. Benih padi diserahkan seluas 11.141 ha kepada petani bersumber dari APBN Tahun 2021.
Kartu Petani Berjaya diserahkan kepada 374 petani di kec Rawa Pitu dan Rawa Jitu Selatan. “Ini merupakan program Pemerintah Provinsi Lampung,” ucapnya.
Sementara Gubernur Lampung diwakili Sekda.Fachrizal Darminto menyampaikan Kementrian pertanian RI telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai Lokomotif pertanian Indonesia.
Melalui Kartu Petani Berjaya di harapkan para petani mendapatkan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sarana produksi,akses permodalan/pembiayaan,pembinaan usaha dan teknologi, pemasaran hasil,penaganan pasca panen dan sebelumnya, asuransi dan jaminan sosial dan Pendidikan bagi anak petani yang berprestasi.
Januari_April 2021 sebesar 68.005 ton padi meningkat dari Tahun sebelumnya sebesar 24.800 Ton,disebabkan luas panen dari 7.793 Ha pada tahun 2021.
Untuk itu, kata dia diharapkan kabupaten tulang bawang tetap mempertahankan bahkan meningkatkan hasil produksi dan produktivitas padi guna mendukung ketahanan pangan di provinsi Lampung.(LMC-05).
