
Tulang Bawang, 24/5 (LintasMedan) – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 401 pejabat fungsional, Senin (24/5). Kegiatan digelar di tiga tempat yang salah satunya Gedung Serba Guna Jalur 2 Jalan Cendana dan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) ketat.
Selain di tiga tempat berbeda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dibagi menjadi enam sesi selama dua hari (24-25 Mei 2021), dengan pelaksana upacara Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala BKPP dan Kepala Dinas Pendidikan.
Upacara dan pelantikan serta pengambilan sumpah di hari pertama digelar sebanyak 195 ASN bertempat di BMW Sport, sesi kedua di GSG pukul 10-00 WIB, dan ketiga di BMW Sport pukul 15-00 WIB. Begitu juga untuk sesi di hari ke dua sebanyak 206 ASN dilantik.
Adapun total jumlah pejabat fungsional yang di lantik pada awal tahun 2021 ini sebanyak 401 orang yang yang terdiri dari pejabat Auditor,P2UPTD,pengawas sekolah,Guru, Tenaga Kesehatan, Penyuluh Pertanian dan Analisis Kepegawaian.
Bupati Tulang Bawang Winarti usai memimpin upacara mengatakan jumlah ASN yang dilantik cukup banyak sehingga harus dibagi menajdi 6 sesi selama 2 hari dan terbagi juga di 3 tempat,guna menerapkan prokes.
Di hari ini dilantik sebanyak 195 orang di bagi menjadi 3 sesi dan besok , Selasa (25/05) dilantik sebanyak 206 juga di bagi 3 sesi,”ucapnya.
Bupati Tulangbawang dalam arahan nya menyampaikan harapan nya kepada segenap ASN dan Pejabat yang baru dilantik agar dapat meningkatkan kompetensinya, berinovasi sesuai keahlian serta pendidikannya.
“Saya berharap kepada pejabat fungsional yang dilantik untuk mampu meningkatkan kompetensi, inovasi, keahlian,pendidikan dan lainnya,”harapnya.
Kecanggihan teknologi saat ini, kata dia tidak memandang usia, sehingga semua ASN harus bisa menguasai dengan regulasi yang sudah ada.
“Dengan etika bersosial media marilah kita menunjukkan prestasi kabupaten Tulang Bawang yang sudah sama-sama kita capai,” ucapnya.
Pada kesempatan ini Bupati juga menjelaskan tentang menurunnya angka stunting berkat 25 program BMW di kabupaten itu.
“Tahun 2020 angka stunting Tulang Bawang 12,79 persen,dan dari data terakhir gerebek Stunting di 15 Kecamatan menurun menjadi 8,93 persen,dimana hal ini bahkan melebihi target penurunan angka stunting nasional sebesar 14 persen. (LMC-05)
