
Tulang Bawang, 25/5 (LintasMedan) – Bupati Tulangbawang, Winarti SE MH menghadiri rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat I atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA.2020. Selasa (25/05), di ruang rapat DPRD Kabupaten Tulang Bawang.
Rapat tersebut dihadiri oleh Forkopimda, Ketua KPUD , Direktur BUMD, Bawaslu, Bazarnas, serta para camat se-Kabupaten Tulang Bawang dan para pimpinan OPD.
Rapat paripurna dilaksanakan secara virtual menyampaikan tujuh komponen laporan keuangan. Ketujuh komponen tersebut yakni Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (SAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE),dan Catatan atas Laporan Keuangan.
Ketujuh komponen laporan keuangan Tahun Anggaran 2020 ini,telah di periksa oleh BPK-RI dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Kami sangat berharap kerjasama yang baik dari DPRD kabupaten Tulang Bawang melalui pansus dan unsur terkait,kirannya tahap pembahasan Raperda selanjutnya dapat berjalan lancar, sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Bupati.
Ia mengajak semua pihak untuk terus bergotong royong, Bergerak Melayani Warga, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Tulang Bawang. –
Winarti menyebutkan Kabupaten Tulang Bawang sudah memasuki zona kuning, untuk itu diharapkan tetap selalu waspada.
“Semoga Kabupaten Tulang Bawang secepatnya masuk zona hijau,” ujarnya.
Sementara Tahun 2020 angka Stunting Tulang Bawang 12,79% ,dan dari data terakhir gerebek Stunting di 15 Kecamatan menurun menjadi 8,93%, dimana hal ini bahkan melebihi target penurunan angka Stunting nasional sebesar 14% .
“Dengan 25 program BMW dibidang Kesehatan penurunan Stunting sangat berpegaruh,” katanya.(LMC-05)
