
Medan, 2/7 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta seluruh pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) setempat agar sering turun ke desa-desa, untuk melihat kondisi sekaligus menggali potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di masing-masing wilayah tersebut.
“Jadi saya minta ini ditingkatkan. Apa yang bisa kita bantu untuk menyejahterakan masyarakat. Ini tanggung jawab kita, turunlah ke desa-desa,” kata Edy saat memimpin rapat evaluasi bersama seluruh jajaran pejabat OPD Pemprov Sumut, di Medan, Jumat (2/7).
Gubernur juga meminta para pimpinan OPD untuk menunjukkan tempat yang dinilai mendesak untuk mendapat perhatian pemerintah dan sentuhan pembangunan.
Edy yang belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke beberapa kabupaten/kota, menekankan bahwa pentingnya percepatan pembangunan di daerah dengan memaksimalkan seluruh potensi yang ada.
Pembangunan daerah, lanjutnya, menjadi program prioritas Pemprov Sumut, sebagaimana visi misi Membangun Desa Menata Kota, sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat dapat diwujudkan melalui peran negara yang hadir untuk rakyat, seperti di sektor pertanian, perikanan, peternakan dan pariwisata.
Karena itu, ia kembali mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Sumut tidak terlepas dari kinerja dan sinergitas yang ditunjukkan oleh masing-masing OPD.
Di sektor pertanian, misalnya, bagaimana para petani bisa mengelola lahan secara efektif.
Untuk mengefektifkan kinerja usaha petani, tentunya perlu didukung oleh Dinas Bina Marga melalui pemeliharaan dan pembangunan akses jalan.
Namun, kata dia, semua itu juga tidak terlepas dari peran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dalam hal menjamin SDM handal yang ditempatkan pada satu posisi.
“Jadi dibutuhkan juga peran Dinas Bina Marga untuk perbaikan akses jalan. Begitu juga Badan Kepegawaian Daerah, harus benar-benar meyakinkan bahwa sumber daya manusia kita bisa diandalkan, terutama dalam mengelola anggaran dengan efektif,” paparnya.
Rapat evaluasi itu turut dihadiri, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah dan Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Afifi Lubis.
Sementara Wagub Sumut Musa Rajekshah menyampaikan, bahwa OPD terkait juga harus bisa memetakan kondisi dan kebutuhan satu daerah, hingga tingkat kecamatan agar selanjutnya dapat dibuat semacam klaster, guna menentukan mana yang potensial untuk dikembangkan di masing-masing wilayah.
“Melalui hasil pemetaan itu, kita bisa menentukan mana yang menjadi unggulan dan prioritas, seperti perbaikan jalan dengan kemampuan anggaran terbatas. Karenanya seluruh OPD harus inovatif dan kreatif,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar menjelaskan, Pemprov Sumut tetap fokus pada program prioritas ‘Membangun Desa Menata Kota’.
Karena itu, pembangunan daerah seperti di Kepulauan Nias dan berbagai daerah lainnya, selalu menjadi perhatian Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
“Dalam berbagai kesempatan, Gubernur selalu mengingatkan tentang perlunya mendorong percepatan pembangunan, di antaranya pemanfatan potensi-potensi daerah secara maksimal dan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung,” kata Irman. (LMC-02)
