
Medan, 15/4 (LintasMedan) – Anggota Komisi I DPRD Medan, Abdul Latif Lubis, menyatakan sangat prihatin dengan aksi tawuran di Kecamatan Medan Labuhan dan Medan Belawan dan mendesak Polres Pelabuhan Belawan melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelaku.
“Diduga penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kecamatan Medan Belawan terutama di Kelurahan Belawan Bahagia, diperkirakan mendorong orang melakukan tawuran,” katanya kepada pers di Medan, Kamis (15/4).
Politikus PKS ini berharap kepada Polres Belawan agar menyelidiki lebih lanjut keterkaitan para pelaku tawuran di Kelurahan Belawan Bahagia dengan dugaan penyalahgunaan obat-obatan terlarang ataupun minuman keras beralkohol pada saat tawuran.
Selain aksi tawuran, pihaknya juga menerima keluhan dari warga Belawan dan sekitarnya mengenai hingar bingar suara petasan saat umat Islam melaksanakan salat taraweh dan subuh.
“Saya berharap Kapolres Belawan dan jajarannya segera menindak tegas para pelaku yang terbukti menghidupkan petasan saat umat Islam sedang melaksanakan ibadah pada Ramadan,” ujar Abdul Latif.
Sebagaimana diinformasikan, memasuki bulan suci Ramadhan 1442 H dan hari kedua berpuasa, aksi tawuran antar kelompok warga terjadi di Jalan KL Yos Sudarso Km 19 Kelurahan Pekanlabuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (14/4) sekira pukul 05:00 WIB.
Sehari sebelumnya, tawuran terjadi di Jalan Pelabuhan Raya depan Kantor Pelindo 1 dan Kecamatan Medan Belawan dan di Jalan KL Yos Sudarso Km 19 Kelurahan Pekanlabuhan Kecamatan Medan Belawan.
Tawuran yang sepertinya sudah menjadi tradisi itu sempat membuat arus lalulintas dari arah Medan menunu Pelabuhan Belawan dan sebaliknya sempat terganggu selama 1 jam.
Aksi tawuran diduga dipicu karena ledakan petasan. Sekelompok warga Bom Lama yang tak senang karena dilempar petasan oleh warga Lingkungan 23 langsung memberitahukan kepada temannya, sehingga melakukan pelemparan dan terjadilah baku lempar dan mengenai sejumlah warga dan rumah warga. (LMC-02)
