Bupati Dairi Dr Eddy Berutu memimpin apel pagi bersama seluruh jajaran staf dan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Rabu (9/2).
Sidikalang, 9/2 (LintasMedan) – Bupati Dairi Dr Eddy Berutu memimpin apel pagi bersama seluruh jajaran staf dan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Rabu (9/2).
Eddy mengatakan pada dua minggu terakhir kabupaten Dairi berada pada PPKM level 1, namun grafik tersebut akhir-akhir ini cenderung meningkat ke level 2 sehingga memaksa harus kembali mengaktifkan posko Covid-19.
Bupati menyebut, berdasarkan Instruksi Mendagri, mulai tangga 1 hingga 14 Februari mendatang Kabupaten Dairi memberlakukan PPKM level 2, bersama 23 kabupaten lain di Sumatera Utara. Akan tetapi RSUD sebagai garda terdepan harus menyiapkan diri baik pelayanan dan fasilitas penunjang lainnya.
“Kepada RSUD Sidikalang agar memastikan kesiapannya, seperti ketersediaan obat-obatan, alat pelindung diri, ruangan isolasi yang memadai, serta alat kesehatan yang berfungsi baik,. Satu yang penting, tangani pasien itu berdasarkan severity (red:tingkat keparahan atau beratnya kasus) yang dialami oleh pasien, bila tidak memadai, agar segera dirujuk”, kata Eddy.
“Solusi paling tepat adalah tetap menegakkan protokol kesehatan (Prokes) serta memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan harus kembali kita aktifkan,” sebutnya.
Bupati berpesan kepada RSUD Sidikalang agar berupaya menaikkan kelas RSUD dari kelas C menjadi kelas B sehingga upaya menjadikan RSUD Sidikalang kembali rumah sakit rujukan segara tercapai. Hal lain yang menjadi concern bupati adalah penambahan dokter spesialis, pemenuhan alat kesehatan dan pengoperasian Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)
Turut hadir Pj Sekda Budianta Pinem, Direktur RSUD Pesalmen Saragih, Kepala dinas Kesehatan, dr Henry Manik, Kepala dinas P3AP2KB, dr Nitawaty Sitohang, seluruh staf dan pegawai RSUD.(LMC-06)
