
Tulang Bawang, 17/6 (LintasMedan) – Bupati Tulang Bawang Hj DR Winarti menghadiri Rapat Paripurna DPRD Pembicaraan Tingkat I atas Raperda Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 ,serta pengesahan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ,serta penyampaian Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 dan jawaban Bupati Tulang Bawang terhadap pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, Selasa (16/06) di DPRD setempat.
Rapat paripurna dihadiri Forkopimda, Ketua KPUD, Direktur BUMD , Bawaslu, KPU, Bazarnas tuba,Camat Se Kabupaten Tulang Bawang dan Seluruh Kepala OPD.
Dalam sambutannya Winarti menyampaikan APBD Tahun Anggaran 2021 telah disusun dan disahkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Tulang Bawang Nomor 4 Tahun 2020 . Namun demikian,pada pelaksanaan nya tidak dapat dihindari adanya perkembangan yang mengharuskan diadakan Perubahan. Sebagaimana ketentuan Pasal 161 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.
Perubahan APBD 2021 dilakukan untuk mengakomodir perubahan kondisi ekonomi dan perubahan kebijakan pemerintah pusat maupun propinsi terutama berkenaan dengan pencegahan Covid-19 .
Dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021,bahwa pada sisi Belanja Daerah semula sebesar Rp.1.245.637.988.931,-(satu triliun dua ratus empat puluh milyar enam ratus tiga puluh tujuh juta sembilan ratus delapan puluh delapan ribu sembilan ratus tiga puluh satu rupiah ) bertambah Rp 65.492.207.682,-(enam puluh lima milyar empat ratus sembilan puluh dua juta dua ratus tujuh ribu enam ratus delapan puluh dua rupiah).
Sehingga Belanja Daerah pada Tahun Anggaran 2021 menjadi sebesar Rp.1.311.130.196.613,-(satu triliun tiga ratus sebelas milyar seratus tiga puluh juta seratus sembilan puluh enam ribu enam ratus tiga belas juta rupiah).
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Anggota Dewan yang terhormat dan Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang telah membahas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD serta Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021, sehingga dapat disepakati pada hari ini,” katanya.
Selanjutnya terkait saran dan masukan agar memastikan 25 Program BMW dapat terealisasi sepenuhnya dengan baik,sejak Tahun 2018 sampai dengan Tahun 2021 ini Program Unggulan BMW hampir seluruhnya sudah terealisasi di lapangan.Seperti diantaranya: Bantuan laptop untuk sekolah sudah terealisasi sejumlah 1650 Unit Laptop,Bantuan Kendaraan Bermotor untuk Operasional Kepala Dusun sudah terealisasi 441 unit motor, santunan kematian sudah terealisasi untuk 3.737 jiwa, Penerima manfaat Insentif Disabilitas sejumlah 107 jiwa, Penerima manfaat Insentif Lansia sejumlah 972 jiwa, Penerima manfaat Santunan Anak Yatim sejumlah 755 jiwa, Ambulance kampung sampai dengan Tahun 2021 terealisasi sejumlah 112 Unit.(LMC-05)
