Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melaksanakan buka puasa 21 Ramadan 1443 H serta Salat Maghrib bersama Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) se Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Jabatan Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Sabtu (23/4)
Medan, 24/4 (LintasMedan) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi minta masukan dan saran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam memimpin dan membangun provinsi yang sedang dipimpinnya. Ia mengatakan hanya ingin mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat.
“Selain memberi masukan dan saran, saya juga minta supaya MUI menegur jika saya berlaku zalim dalam memimpin Sumut, kata Edy di acara buka puasa bersama dengan MUI Sumut dan Kabupaten/kota di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Sabtu (23/4).
Edy juga meminta kepada seluruh Ormas Islam untuk tetap mengedepankan persatuan untuk kemaslahatan umat.
“Segala perbedaan khilafiah agar tidak menjadi bahan perpecahan umat,” ucap mantan Pangkostrad ini.
Kegiatan buka puasa, sebut Edy merupakan bentuk silaturahmi dan bukan untuk kepentingan politik.
“Awalnya kita terpaksa memberikan batasan pada pengunjung yang datang, namun itu tidak bisa dilakukan karena masyarakat antusias hadir ingin berbuka di sini. Jadi kita tidak bisa melarang, namun kita tetap mengedepankan protokol kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak dalam tausiahnya menyampaikan pentingnya menghayati penciptaan tempat dan waktu. Penciptaan langit dan bumi yang merupakan tempat. Perubahan malam dan siang adalah waktu.
“Mari kita semua untuk lebih menghayati dan berpikir tentang makna dari penciptaan tersebut. Dimana tempat dan waktu yang dilalui di bumi ini sungguh sangat cepat dan singkat tanpa disadari,” katanya.
Karena itu, Maratua mengajak semua orang, termasuk Gubernur Edy Rahmayadi untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Terutama dalam upaya menyatukan umas Islam yang ada di Sumut.
“Saat ini saya minta Pak Gubernur dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menyatukan seluruh umat Islam yang ada di Sumut,” katanya.(LMC-02)
