Seorang model cilik dengan menggunakan faceshield memperagakan busana di cat walk pada ajang Miss Global International Kids and Teens Gemilang Fashion di Medan.
Medan, 11/11 (LintasMedan) – Di tengah pandemi COVID-19 yang semakin mereda, ajang fashion show di Medan Sumatera Utara kembali digelar. Begitupun kegiatan tersebut dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Grand Final Miss Global International Kids and Teens Sumut digelar langsung di Ball Room Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Medan, Kamis (11/11), secara langsung.
Para pengunjung juga dibatasi dan menjaga jarak dalam even yang dihadiri Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut Nawal Lubis itu.
Penonton harus melakukan Test Swab terlebih dahulu begitu juga para model yang berpose memperagakan busana di atas catwalk dengan menggunakan faceshield.
Nawal Lubis mengatakan sangat mendukung kegiatan ini, apalagi di masa pandemi banyak yang terdampak akibat COVID-19 termasuk kegiatan fashion show dan sejenisnya.
“Penyelenggaraan kegiatan Grand Final Miss Global International Kids and Teens Sumut ini diharap akan mendorong kembali para anak dan remaja untuk menemukan jati diri serta bakat yang dimiliki,” ucapnya.
Hadir juga dalam acara itu Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari, Ketua TP PKK Batubara Maya Indriasari Zahir, Ketua TP PKK Tapanuli Utara Satika Simamora, Ketua TP PKK Deliserdang Yunita Ashari Tambunan.
Pada kesempatan itu, Nawal juga berpesan pada orang tua untuk mendidik dan melatih anak dengan penuh cinta dan kasih sayang, yang akan menjadi modal utama bagi anak dan remaja dalam menggapai masa depan yang mereka impikan sesuai dengan bakat dan talenta yang dimiliki.
“Yang terpenting mari kita berdoa bersama pandemi ini segera berakhir, sehingga aktifitas dan bakat anak kembali bisa berjalan normal,” ucapnya.
Miss Global International Kids and Teens Gemilang Fashion ini juga dihadiri desainer baju (perancang busana) dari Kota Medan dan beberapa daerah di Sumut, yang menampilkan karya terbaik desain baju dengan motif daerah Sumut yakni ulos, songket serta kebaya. Di antaranya perancang busana Rindu Manurung dan Eky Simanjuntak, yang menampilkan balutan serta jahitan Ulos Batak Toba dengan paduan warna hitam serta merah yang menghiasi lekukkan model yang berjalan di atas catwalk.
Juga menampilkan gaun dengan Ulos Karo yang dibalut dengan garis dan warna yang lembut. Yapmode by Yuni Pohon menampilkan karya mode songket Batubara yang dominan warna merah, yang dihiasi dengan pernak pernik sehingga terlihat lebih trendy dan masa kini. Untuk kebaya sendiri, Mojo Kebaya juga menampilkan gaun kebaya yang modern dan elegan dari hasil tangan perancang busana Kota Medan Nila.
Sebelumnya, Miss Global International Kids and Teens Sumut juga menampilkan performance-nya di atas catwalk tersebut. Keluar sebagai juara dalam kategori Kids adalah Dwi Aprillia Riswidiyani perwakilan dari Kabupaten Batubara.
Sedangkan pada kategori Teen jatuh pada Richellen Febrionne perwakilan Kota Medan. Kedua putri ini nantinya akan mengikuti ajang Miss Global International Kids and Teens di Jakarta sebagai perwakilan Sumut.(Irma Yuni)
