
Tulang Bawang, 10/3 (LintasMedan) – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Tulang Bawang Desia Kusumayuda mengikuti pelatihan sistem evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) yang digelar secara virtual oleh Kementerian PPPA, Rabu (10/3).
Kegiatan yang diikuti di ruang rapat Setdakab Tulang Bawang tersebut dibuka oleh Deputi Bidang Manusia Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Subandi Sardjoko.
Menurut Subandi, Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan salah satu kebijakan untuk melindungi anak-anak di seluruh Indonesia.
“Salah satu penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak adalah apakah di kabupaten/kota tersebut terdapat peran serta masyarakat, dunia usaha dan media massa dalam perlindungan anak,” tuturnya.
Ia menambahkan bila seluruh kabupaten/kota di sebuah provinsi sudah layak anak, maka provinsi tersebut juga akan layak anak. Bila seluruh provinsi sudah layak anak, maka IDOLA akan tercapai.
Dalam acara yang juga diikuti Kepala Dinas PPPA seluruh Indonesia itu, Kepala Dinas PPPA Tulang Bawang Desia Kusumayuda, mengemukakan Tulang Bawang merupakan daerah yang cepat merespons dan konsisten menerapkan program kabupaten layak anak.
“Terkait program perlindungan anak, Tulang Bawang cukup serius untuk memperoleh predikat utama sebagai kabupaten layak anak,” ujarnya.
Pelatihan sistem Evaluasi kerja Penilaian Indikator KLA tersebut turut diikuti pejabat Bappeda Tulang Bawang pejabat PPPA Pemkab Tulang bawang lainnya. (LMC-/Bensol)
