Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel memberi keterangan kepada pers disela melakukan peninjauan pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Tapanuli Tengah, di Keecamatan Pinangsori, Rabu (15/2). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 15/2 (LintasMedan) – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Tebing Tinggi yang menggelar pilkada serentak pada 15 Februari 2017 dalam keadaan kodusif.
“Secara keseluruhan situasi keamanan pada hari pemungutan suara Pilkada Serentak di Tapanuli Tengah dan Tebing Tinggi berjalan dalam suasana yang kondusif,” katanya kepada pers, Rabu.
Ia menjelaskan, pengamanan terhadap pelaksanaan pilkada di dua wilayah tersebut dilakukan oleh petugas gabungan.
Selama berada di Tapanuli Tengah (Tapteng), Rycko bersama Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dan didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumut melakukan peninjauan langsung ke beberapa tempat pemungutan suara (TPS) dan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat.
TPS yang dikunjungi, diantaranya di Kelurahan Sitonong Bangun, Kecamatan Pinangsori dan TPS 01 Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting mengatakan pilkada Tebing Tinggi dijaga personel kepolisian yang melakukan pengamanan sebanyak 930 personel, 350 prajurit TNI dan Linmas 1.106.
Sedangkan, pengamanan terhadap pelaksanaan pilkada di Kota Tebing Tinggi melibatkan
503 personel Polri, 300 prajurit TNI dan 588 Linmas.
“Petugas gabungan terus melakukan pengamanan,” ujarnya.
Pilkada Tapteng diikuti empat pasangan calon, yakni Pardomuan Napitupulu-Ramses Hutagalung, Rantinus Manalu-Sodikin Lubis, Bakhtiar Ahmad Sibarani-Darwin Sitompul dan Buyung Sitompul-Binsar Saruksuk.
Sementara pilkada Tebing Tinggi diikuti pasangan tunggal, yakni Umar Zunaidi Hasibuan-Oki Doni Siregar. (LMC-03)
