Ribuan anak muda hadir di Konser Langit Ustaz Hanan Attaki di Lapangan Sepak Bola Persatuan Banten Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/6) malam. (Foto:LintasMedan/sit)
Tanjung Morawa, 18/6 (LintasMedan) – Almarhum Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang juga putera sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masih terus menjadi perbincangan paska wafat akibat hanyut di Sungai Aare Swiss beberapa waktu lalu.
Pada Konser Langit di Lapangan Sepak Bola Persatuan Banten Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/6) malam, Ustaz Hanan Attaki yang hadir bersama Wagub Sumut Musa Rajekshah dalam dakwahnya di hadapan ribuan kawula muda juga menyinggung tentang Eril.
Menurut Ustaz Hanan Attaki banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dari kisah almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.
“Malam ini saya ingin cerita ke teman-teman mengenai wafatnya Eril yang bahkan menjadi bahasan dalam dan luar negeri dimana beritanya terus diikuti jutaan orang sejak dia hilang hingga jenazahnya ditemukan dan dibawa pulang serta dimakamkan. Jutaan umat bahkan ikut menangis dan mendoakan. Bahkan sampai warga Palestina juga ikut melakukan salat gaib dan mendoakan Almarhum,” ucap Attaki.
Ustad menyampaikan cerita Ridwan Kamil saat bertakziah ke rumah duka, ternyata diketahu begitu banyak amalan Eril yang selama ini tak diketahui orang.
Hingga sewaktu ke Eropa, pemuda 23 tahun ini pernah membeli sepatu mahal yang ingin diberikannya kepada sekuriti penjaga gerbang sekolah.
“Orangtuanya bahkan tidak tahu hal itu jika tidak disampaikan sekuriti yang datang bertakziah dan menceritakan kebaikan Eril saat beliau telah wafat,” papar Ustaz.
Dari kisah itu, kata dia banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik untuk anak muda Indonesia, bahwa Eril selalu merahasiakan kebaikannya. Eril kata Ustaz Hanan Attaki punya amalan rahasia antara dia dan Allah saja yang mengetahui.
“Amalan dia tidak ada yang tahu, kecuali dia dan Allah SWT saja. Ini perlu kita contoh dari keistimewaan seorang Eril,” ucapnya.
Pada acara itu Ustaz Hanan Attaki datang bersama Musa Rajekshah diiringi para komunitas dan bersama-sama mengendarai Vespa.
Setibanya di lokasi mereka disambut ribuan jemaah dan sebelum mendengarkan kajian, bersama ribuan jemaah melakukan Salat Isya berjemaah.
Ijeck mengapresiasi anak-anak muda Tanjung Morawa, Komunitas Berani Hijrah dan Alfatih United yang sudah melaksanakan kegiatan positif tersebut. Apalagi mereka yang datang ke acara itu bukan hanya dari Kota Medan dan sekitar Tanjung Morawa saja, melainkan juga datang dari Kota Kisaran dan Kabupaten Langkat.
“Ceramah ustaz sangat bagus dan digandrungi anak-anak muda. Apalagi ustaz selalu menggunakan media sosial sebagai sarana dakwah. Saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya ke Sumatera Utara,” sebutnya.(LMC-02)
