Pengacara kondang Razman Arif Nasution berfoto bersama dengan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik dan para jurnalis saat berkunjug ke kantor PWI Sumut Jalan Adinegoro Medan, Kamis (13/1).(Foto:LintasMedan/ist)
Medan, 13/1 (LintasMedan) – Pengacara kondang Razman Arif Nasution, Kamis (13/1) berkunjung ke Kantor PWI Sumut di Jalan Adinegoro Medan. Kunjungan silaturahmi lowyer kondang Ibukota Jakarta untuk melepas rindu sekaligus berdiskusi dengan ketua dan jajaran pengurus PWI Sumut.
Selain mengucapkan selamat kepada Farianda Putra Sinik menjadi Ketua PWI Sumut periode 2021-2026, dalam kemsempatan itu ia juga menegaskan siap memberi bantuan hukum bagi wartawan jika diperlukan.
“Media merupakan bagian dari sejarah hidup saya sebelum menjadi lawyer bahkan saya pernah jadi seorang penjual koran di,” kenangnya.
Jurnalis, sebut Razman, merupaan satu komponen yang tidak boleh di lepaskan oleh sebuah negara. “PWI harus menjadi mata rantai bagi negara untuk mempublish semua informasi. Sebab, orang yang menguasai informasi, maka akan menguasai dunia,”ucapnya.
Selain itu, sambung Razman, hubungan antara dirinya dengan Farianda Putra Sinik sudah seperti saudara sendiri. Keberhasilan yang diraih saat ini merupakan didikan dan binaan dari Alm DR. H. Ibrahim Sinik dan Almh Ibu Hj Yusmaniar yang merupakan orangtua Farianda.
Razman mengaku sangat mendukung, Farianda memimpin PWI Sumut dengan berbagai inovasi melalui program kerja yang akan dijalankan.
“Saya tahu Farianda kompeten ikuti jejak dan prinsip-prinsip yang telah ditanamkan kedua orang tuanya, sehingga nantinya mampu membawa PWI Sumut lebih baik lagi ke depan,” sebut Razman.
Dalam kesempatan itu, Razman, juga memberikan bantuan berupa dua unit televisi ukuran 32 inci, satu unit kulkas serta satu set sofa untuk Kantor PWI Sumut.
Ketua PWI Sumut, Farianda Putra Sinik, mengucapkan terima kasih kepada , Razman Arif Nasution, yang berkunjung dan bersilaturahmi ke Kantor PWI Sumut.
Kunjungan silaturahmi yang di lakukan, kata Farianda, adalah melepas rindu sekaligus berdiskusi. “Beliau ini bagian dari wartawan, apalagi beliau ini punya sejarah yang luar biasa dengan orang tua dan keluarga besar saya serta Medan Pos,” kata Farianda.
Farianda menyampaikan, PWI tidak membatasi bagi siapapun yang ingin bersilaturahmi dan berdiskusi dengan PWI.
“Kita membuka diri mulai dari orang kecil sampai orang besar untuk berdiskusi. Artinya, kami membuka diri untuk ruang diskusi publik. Dengan membuka banyak jaringan, tentunya akan menjadi lebih baik,” sebut Farianda.(LMC-02)
