
Rawang Lama, 3/5 (LintasMedan) – Dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109, digelar Pengajian Akbar Minggu, 3/5 di Masjid Taqwa, Desa Rawang Lama Dusun VIII.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumut, Arika Br Perangin-angin, S.Ag, serta berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
Hadir juga pada acara itu Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN, Ir. H. Yabdi Khoir Harahap, Ketua PDM Asahan beserta rombongan
Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dan Staf Ahli beserta rombongan, Pengurus Aisyiyah, Ketua PDA Asahan beserta rombongan, Ketua MUI, Ketua IMTAQ, serta pimpinan ormas Islam se-Kecamatan Rawang Panca Arga, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Asahan dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Milad ke-109 kepada seluruh keluarga besar Aisyiyah. Ia menegaskan bahwa usia 109 tahun merupakan simbol kematangan, pengabdian, dan pembuktian nyata dalam membangun peradaban.
Selama lebih dari satu abad, Aisyiyah telah menjadi pelita peradaban melalui peran aktif dalam pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.
Tema Milad tahun ini, “Memperkokoh Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, dinilai sangat relevan dengan kondisi umat saat ini.
Bupati menekankan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah, tetapi harus hadir dalam aksi nyata di tengah masyarakat, seperti di bidang kesehatan, pendidikan, hingga penanganan bencana. Hal ini telah lama diteladankan oleh Aisyiyah sejak berdiri pada tahun 1917.
Di Kabupaten Asahan, kontribusi Aisyiyah terlihat melalui keberadaan TK Aisyiyah Bustanul Athfal, rumah sakit, serta berbagai layanan sosial lainnya yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan beberapa pesan penting:
Memperkokoh akidah dan memperluas peran kemanusiaan, Menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman hidup, Mengedepankan dakwah bil hal (dakwah melalui tindakan nyata), Menanamkan nilai perdamaian dalam keluarga,Meningkatkan literasi digital agar terhindar dari hoaks dan fitnah, Bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi kemiskinan ekstrem, stunting, serta pemberdayaan UMKM perempuan,Ia menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa peran perempuan, khususnya kader Aisyiyah, sangat strategis dalam menyelesaikan persoalan umat.(LMC-02)
