Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • Miris, 2 Bulan Jemaat GBKP Kemenangan Tani Ibadah di Trotoar Jalan Jamin Ginting
  • Headline
  • Medan

Miris, 2 Bulan Jemaat GBKP Kemenangan Tani Ibadah di Trotoar Jalan Jamin Ginting

Lintas Medan 15 November 2020 2 min read
Dua kubu jemaat gereja yakni Kelompok Tim 12 GBKP Kemenangan Tani Km 12 yang beribadah di tepi jalan dan jemaat di dalam halaman gereja yakni kelompok Pdt MP “perang mulut” saat kebaktian Minggu, (15/11) di Jalan Jamin Ginting. (Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 15/11 (LintasMedan) – Mediasi yang dilakukan terhadap jemaat GBKP Kemenangan Tani belum menemukan titik terang. Akibatnya selama 2 bulan atau delapan minggu kebaktian, jemaat Kemenangan Tani Km 12 Medan Tuntungan terpaksa melakukan ibadah tersebut di terotoar Jalan Jamin Ginting. Sementara kelompok Pdt MP disebut-sebut telah menguasai gedung gereja GBKP.

Melihat kondisi yang sangat miris ini, Pengacara Firdaus Tarigan SH mengaku kecewa terhadap Tim Pemko Medan yang belum juga berhasil memediasi jemaat GBKP Kemenangan Tani Km12 Kecamatan Medan Tuntungan, yang kini terpecah menjadi dua kelompok itu.

“Sudah delapan kali kelompok Tim 12 beribadah di trotoar depan gereja GBKP Kemenangan Tani Km12, Jalan Jamin Ginting, tapi tim mediasi yang dibentuk Pemko Medan yang di dalamnya terdiri dari unsur Forkopimda Medan, belum berhasil memediasi kedua kelompok,” kata Firdaus kepada wartawan, Minggu (15/11) . Firdaus merupakan salah seorang jemaat GBKP Kemenangan Tani dan baru saja mengikuti kebaktian di trotoar jalan.

Ia memintaTim Pemko Medan untuk bergerak cepat menyelesaikan konflik di tubuh GBKP Kemenangan Tani Km12 Medan tersebut, jangan sampai terjadi bentrok fisik di lapangan antara kelompon tim 12 dengan kelompok Pdt MP.

“Saat ini di lapangan kerap terjadi “perang mulut” antara kedua belah pihak, jangan biarkan perpecahan atau kubu-kubuan antar jemaat di lingkungan gereja terus berlanjut.,” harap Firdaus yang juga kuasa hukum Tim 12. Ia mewakili 180 jemaat yang menolak keberadaan Pdt MP, karena sudah dipecat oleh Moderamen GBKP.

Berkaitan dengan itu, Firdaus menyarankan jika Tim Pemko Medan tidak bisa memediasi sebaiknya gereja distanvaskan atau dikosongkan dan tidak diperbolehkan kelompok manapun memasuki gedung.

Apalagi, kata dia Pdt MP tidak pernah bisa bertemu dengan tim yang datang sebanyak tiga kali ke lokasi gereja.

Seperti diketahui, kata Firdaus, saat ini di GBKP Kemenangan Tani Km12 Kecamatan Medan Tuntungan, telah terjadi perpecahan menjadi dua kelompok. Satu pihak kelompok yang berada di gereja dan satu pihak lagi kelompok Tim 12 yang berada di luar gereja dibawah naungan Runggun GBKP Kemenangan Tani Klasis Menara.

Jemaat yang masuk Tim 12 sudah delapan Minggu terpaksa kebaktian di trotoar pinggir jalan depan gereja, karena pintu gerbang ditutup dan tidak diizinkan masuk ke gereja. Sedangkan kelompok Pdt MP yang berada dalam gereja, tetap melakukan kebaktian live streaming di dalam gereja.

“Agar konflik ini jangan berlarut-larut, Tim Forkopimda harus bersikap tegas dengan menutup gedung gereja untuk sementara, agar tidak ada merasa “anak-tiri dan anak kandung” dalam pemakaian gedung gereja, sembari menunggu mediasi selesai antara kedua kelompok yang bertikai,” kata Firdaus.(LMC/rel)

Post Views: 128

Continue Reading

Previous: 1.643.175 Lembar Surat Suara Pilkada Medan Sampai di Gudang KPU
Next: Legislator Paling Efektif Sosialisasikan Penanggulangan Program AIDS Kota Medan

Related Stories

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026

You may have missed

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
2 min read
  • Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

23 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.